Indra Sjafri: Sepak Bola Harus Dibangun Sedini Mungkin

Egy Maulana Vikri mencuri perhatian dunia sepak bola Tanah Air. Sebab, dia resmi bergabung dengan klub Polandia, Lechia Gdansk. Keberhasilan Egy menjadi motivasi tersendiri bagi para pesepak bola muda.

Oleh karena itu, Okky Spalsh Youth Soccer League (OSYSL) 2018 akan menggelar kejuaraan sepak bola usia dini (U-12) untuk memantau bakat sepak bola anak-anak Indonesia. Pada edisi kedua tahun ini mereka mengusung tema ‘Be Fun, Be You’.

Sesuai jadwal yang dirilis, kejuaraan akan dihelat di enam kota besar di Indonesia. Kejuaraan diawali dari Surabaya pada 3 Maret silam. Lalu akan dilanjutkan ke Bandung, Malang, Yogyakarta, Semarang, dan Jabodetabek.

Kegiatan ini setidaknya akan diikuti oleh 30 tim sepak bola di setiap kota. Nantinya, akan terpilih 16 pemain terbaik yang akan mewakili Indonesia dalam turnamen Singa Cup 2018 di Singapura.

“Pada usia 12 tahun, semangat anak-anak kompetitif muncul. Tentunya, tanpa menargetkan gelar juara yang jadi tujuan utama. Sepak bola dibangun sedini mungkin, bukan kalah menang,” ujar mantan pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri yang menghadiri jumpa pers di Kemenpora, Rabu 14 Maret 2018.

Indra menambahkan, kejuaraan yang kompetitif jauh lebih baik daripada mengutamakan kompetisi kalah menang. Khususnya bagi pemain muda, Indra berharap tetap mempertahankan kultur dan budaya Indonesia.

“Kita punya pemain muda yang santun. Mereka mencium tangan wasit dan tidak ada bangsa sesantun ini,” sambung Indra.

Menpora Imam Nahrawi mendukung kejuaraan anak-anak usia dini. Menurutnya, kejuaraan ini bisa memantau potensi bibit pesepak bola muda Indonesia. “Dengan acara ini, kami sangat mengapresiasi dan saya akan datang langsung,” kata Menpora.

loading...