PSSI Berharap Klub Liga 1 Memiliki Tim Putri

Induk olahraga sepak bola Indonesia, PSSI, meminta klub-klub Liga 1 untuk memiliki tim putri. Hal itu diperlukan atas dasar FIFA maupun AFC yang mulai fokus dalam mengembangkan sepak bola wanita.

“Memang belum sekarang. Namun, proses pembentukan harus berjalan. Kami harapkan tahun depan masing-masing tim Liga 1 sudah mempunyai tim putri,” kata Sekretairs Jenderal PSSI Ratu Tisha seperti yang dikutip dari Antara.

Tisha mengatakan tidak mudah untuk membangun tim putri, karena memang membutuhkan perjuangan. Maka dari itu, Tisha menyampaikan PSSI akan memantau masing-masing klub terkait persiapan membangun tim sepak bola putri.

Turnamen-turnamen kecil seperti Jakarta Equal Festival 2018 yang digelar di National Youth Training Center perlu banyak digelar di Indonesia, terutama di setiap provinsi.

Menurut Tisha, turnamen kecil itu bisa menjadi cikal bakal sebelum liga sepak bola perempuan digelar. PSSI juga berharap pada 2019 nanti, kompetisi sepak bola putri ini bisa digelar seperti kompetisi putra.

“Agustus nanti kami akan terjun langsung ke daerah maupun ke tim Liga 1 untuk persiapan pembentukan tim sepak bola putri. Semoga, langkah yang kami lakukan bisa terealisasi dengan baik,” ucap Tisha.

Kompetisi sepak bola putri, lanjutnya, bisa modal besar untuk pembentukan tim nasional.

“Selama ini, yang dilakukan hanya pemanggilan pemain berdasarkan turnamen. Itupun jumlahnya tidak banyak. Dengan adanya kompetisi, maka akan lebih mudah,” ucapnya menambahkan.

Selain pembentukan dari klub-klub Liga 1, PSSI juga ingin klub-klub di Liga 2 dan Liga 3 memiliki tim sepak bola putri. Tisha menyebut pembinaan sepak bola putri perlu diperhatikan, karena 30 persen dana dari FIFA dan AFC merupakan milik sepak bola putri. (sry)