2 Uji Coba Persis Solo Lawan Klub Liga 1 Terancam Batal

Persis Solo merencanakan dua laga uji coba melawan Persela Lamongan dan Persib Bandung sebagai persiapan mengarungi musim kompetisi Liga 2 tahun ini. Namun, dua uji coba melawan klub papan atas itu terancam batal setelah PT Liga Indonesia Baru (LIB) merilis jadwal kick off Liga 1 dan Liga 2.

Sedianya laga uji coba antara Persis Solo melawan Persela Lamongan digelar pada Minggu (18/3/2018). Manajemen Persela sudah memberikan konfirmasi terkait rencana kehadiran tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ke Stadion Manahan. Namun, uji coba itu terancam batal karena waktu pelaksanaan sudah mendekati jadwal kick off Liga 1 yang dimulai pada Jumat (23/3/2018).

“Itu hampir tidak mungkin. Kompetisi Liga 1 sudah di depan mata, mana mungkin mereka mau beruji coba dengan kita,” kata asisten pelatih Persis Solo Marwal Iskandar saat ditemui wartawan seusai sesi latihan di Stadion Sriwedari Solo, Kamis (8/3/2018).

Manajemen Persib Bandung juga sudah memberikan konfirmasi terkait rencana uji coba dengan Persis Solo. Namun, kedua tim belum membahas kapan laga uji coba itu. Meski begitu, Marwal juga ragu Persib Bandung akan bersedia diajak uji coba setelah mengetahui jadwal kick off Liga 1.

“Kita realistis saja. Kalau memang tak bisa uji coba melawan tim dari Liga 1, ya kita beralih ke tim dari Liga 2,” papar Marwal.

Kick off Liga 2 sendiri rencananya digelar pada 7 April 2018 mendatang. Masih ada waktu kurang dari sebulan bagi Persis Solo untuk mematangkan skuat. Dalam latihan sore kemarin, Marwal menitikberatkan pada pelatihan membangun pola atau konstruksi serangan yang diawali dari lini pertahanan, lini tengah dan lini serang. Pola serangan itu juga melibatkan kiper.

“Jadi, seorang kiper yang modern itu ikut terlibat dalam permainan. Tugas dia bukan sekadar tangkap bola. Itu yang kami inginkan,” kata Marwal.

Di sesi latihan itu, Marwal menempatkan sejumlah pemain di posisi baru. Sunarto yang berposisi asli sebagai playmaker menempati posisi sayap kanan. Sementara Oky Derry yang berposisi asli sebagai stopper menempati posisi bek sayap kiri. “Kami sengaja mencoba itu. Saya ingin lihat potensi mereka. Setiap pemain harus bisa bermain di 2-3 posisi berbeda,” ucap Marwal.