Reaksi Menpora Tanggapi Mundurnya Kick Off Liga 1

Jadwal kick off Liga 1 yang tak kunjung mulai dan sudah mengalami tiga kali perubahan membuat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) akhirnya angkat bicara. Tidak hanya suporter, pria yang akrab disapa Cak Imam itu juga mengatakan sudah tak sabar menanti kepastian kapan bergulirnya kompetisi kasta atas Tanah Air itu.

Meski begitu, ia tetap menyerahkan semua keputusan pada pihak yang berwenang yakni federasi sepakbola Indonesia, (PSSI) serta operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB).

“Yang bisa melaksanakan kick off tentu saja operator dan atas perintah federasi. Tetapi dalam operator itu kan ada pemilik saham (klub) dan sekarang saya menunggu klubnya ini ke mana? Jangan-jangan hanya suporter dan Menpora saja yang ingin tepat waktu,” kata Cak Imam.

Imam Nahrawi mengatakan sepakbola harusnya menjadi hiburan rakyat. Karenanya Menpora ingin klub peserta juga bergerak aktif untuk memastikan kapan kompetisi bergulir. Hal itu berkaitan dengan manajemen, keuangan klub yang tentu saja terus mengalir untuk pembiayaan pemain, fasilitas dan sebagainya meskipun liga tak kunjung dimulai. 

“Sekarang saya tunggu bagaimana reaksi klub karena mereka yang butuh waktu yang luas untuk mengatur cash flow, mengatur pembiayaan, mengatur pertandingan dan sebagainya. Sejauh ini saya belum dapat kabar atau menerima itu dan saya menunggu informasi yang disampaikan federasi maupun operator,” tuturnya.

“Ini olahraga profesional maka liga harus dikelola secara profesional. Prinsip-prinsip profesional seperti keterbukaan, kemandirian, dan menghadirkan suasana kegembiraan (harus ada),” tutupnya.

Kick off Liga 1 sejatinya direncanakan bergulir 24 Februari lalu. Akan tetapi, kemudian ada perubahan dan ditetapkan tanggal 3 Maret yang pada akhirnya ditunda ke 10 Maret. Namun, drama tersebut tak lantas usai karena PT LIB mengkonfirmasi liga baru akan dimulai pada akhir bulan ini.