Utamakan Timnas, Egy Maulana Tunda Keberangkatan ke Eropa

Agenda padat dihadapi oleh Timnas Indonesia pada tahun 2018 ini, mulai dari Asian Games hingga Piala AFF.

Belum lagi pada level timnas U-19 yang memiliki dua event besar yang akan digelar di Indonesia baik Piala AFC U-19 dan juga AFF U-18 pertengah tahun mendatang.

Untuk itu pemain muda berbakat milik Indonesia yakni Egy Maulana Vikri lebih mengutamakan panggilan negara ketimbang pergi ke Eropa untuk bergabung dengan klub profesional.

Egy sempat menjalani seleksi di beberapa klub di Eropa beberapa waktu lalu, dia berencana menentukan pilihannya dan bertolak ke Eropa pada bulan Maret atau April. Namun rencana itu bisa tertunda lantaran panggilan timnas. Hal ini diutarakan oleh Menurut Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnan.

“Egy sebenarnya dalam surat pemanggilan timnas itu bahwa dia sekarang adalah pemain senior. Artinya sekarang dalam proses pemusatan latihan. Kalau sudah selesai proses TC (training camp) jadi pemain nasional itu nomor satu. Mungkin bulan-bulan ini dia yang harusnya ke Eropa harus dikalahkan, ditunda dulu,” ujar Isnanta, seperti dikutip dari Detik.

“Jadi kami harus lihat dulu kemajuannya apakah dia akan terus dibutuhkan atau dipanggil pemusatan latihan sampai Asian Games, kalau iya kami harus nomor satukan timnas.”

“Nomor satu itu kepentingan tim nasional yang kedua mencari ilmu, pengalaman ke Eropa. Nanti kalau dibolehkan cuti di timnas, baru datang lagi menjelang pertandingan. Kalau diperbolehkan kami bawa ke sana. Karena kan konsep PSSI itu pertama timnas. Kami sebagai anak bangsa harus menomorsatukan timnas,” lanjut dia.

Dua klub menjadi favorit untuk mendapatkan tanda tangan pemain muda berusia 17 tahun itu. Yaitu di Liga Prancis, AS Saint Etienne dan di Polandia, Legia Warszawa.

Dalam beberapa kesempatan terakhir, Egy sudah bergabung dengan skuat U-23 dan senior dibawah arahan pelatih Luis Milla.