Pelatih Akui Persebaya Surabaya Sempat ‘Tertidur’

Pelatih Persebaya Surabaya Angel Alfredo Vera mengaku lega setelah tim besutannya meraih tiket ke semi-final turnamen Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018 setelah mengalahkan Persiba Balikpapan 3-1, Senin (26/2) malam WIB, di Stadion Batakan.

Persebaya sempat tertinggal lebih dulu melalui gol penalti Bryan Cesar. Namun di babak kedua, Persebaya mampu bangkit, dan mengejar ketertinggalan lewat sepasang gol Rendy Irwan dan Rishadi Fauzi.

“Saya bukannya emosi, tapi kami harus membangunkan pemain biar mereka merasa apa yang terjadi di lapangan. Semua yang terjadi di lapangan adalah tanggung jawab saya. Kalau kalah, saya yang harus disalahkan, karena pemain ikut apa yang saya minta,” tutur Alfredo.

Alfredo menyadari timnya bermain kurang optimal di awal laga. Menurut pelatih asal Argentina ini Persiba memberikan perlawanan bagus yang membuat anak asuhnya sempat kesulitan.

“Mungkin di awal sedikit susah, tapi akhirnya kami bisa menang dengan baik. Persiba juga bermain sangat bagus. Kami selalu mencari perubahan situasi saat tertinggal satu gol. Kami coba karena kami masih punya pergantian yang bisa kami manfaatkan,” jelasnya.

“Kami tahu semua kualitas pemain saya, jadi siapa saja bisa mencetak gol dan membuat pertandingan berubah. Rendy kali ini tampil luar biasa bisa membantu tim untuk menang.”

Sementara itu, pelatih Persiba Balikpapan, Wanderley Junior mengaku tidak kecewa, meskipun timnya kalah dua kali. Baginya, itu sebuah pengalaman luar biasa, dan juga pemain.

“Kami sudah bermain luar biasa. Hanya saja, di akhir pertandingan kami kehilangan konsentrasi. Komunikasi juga kurang lancar. Namun ada beberapa pemain terlihat menonojol, seperti Beni Oktovianto dan Rossi Norpihanis. Penyerang kami [Dimas Galih Gumilang] juga sebenarnya punya kualitas, tapi memang penyelesaian akhir kurang sempurna. Itu pekerjaan rumah saya sebelum liga dimulai,” paparnya. (gk-62)