Luis Milla Asah Naluri Menyerang I Made Andhika Wijaya

Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla Aspas punya penilaian khusus terhadap bek kanan Bali United, I Made Andhika Wijaya, yang baru dipanggilnya ke pemusatan latihan tahap kedua 2018, pekan kemarin.

Milla pun mencoba mengasah naluri menyerang yang dimiliki putra mantan pemain Timnas Indonesia, I Made Pasek Wijaya, ini.

Itu terlihat saat pelatih asal Spanyol itu mendorong Andhika bermain sebagai winger dalam uji coba kontra Timnas U-19.

Andhika bermain di 45 menit pada babak kedua. Selama 35 menit, ia mengisi posisi aslinya di bek kanan.

Lalu, 10 menit kemudian didorong lebih maju menjadi penyerang sayap (winger).

“Saya bermain 10 menit di winger. Memang tidak cetak gol, tapi sangat berarti bagi saya,” kata Andhika.

Andhika mengatakan, sebagai pemain dia harus siap bermain di segala posisi saat dipercaya pelatih.

“Tidak masalah bermain sebagai winger. Karena harus siap saat posisi apa pun,” ujarnya.

Menurut Andhika, dia punya pengalaman bermain sebagai penyerang sayap.

Waktu di tim Bali saat PON Remaja 2015, pemain yang akrab disapa Otong ini dipercaya sebagai penyerang sayap.

“Kembali ke posisi penyerang sayap, sama seperti saat main dulu di PON Remaja,” ujarnya.

Menurut Andhika, tidak banyak komentar tim pelatih setelah memainkannya sebagai winger.

Namun, ada pernyatan Milla yang membuatnya termotivasi.

“Setelah bermain tidak begitu banyak komentar pelatih. Cuma Luis Milla bilang bagus saja” katanya.