Lupakan Zola dan Beckham, PSMS Lebih Pilih Pemain Muda Lokal

Keinginan pelatih PSMS Medan, Djajang Nurjaman yang lebih akrab disapa Djanur, untuk mendatangkan dua wonderkid asal Bandung, Gian Zola dan Beckham Putra tak berjalan mulus.

Pasalnya, dua kakak beradik yang pernah merasakan tangan dingin Djanur itu, masih terikat kontrak dengan Maung Bandung julukan lain Persib untuk durasi yang cukup lama.

“Sebenarnya nama Zola ini terucap saat saya ditanya pemain muda yang diinginkan. Karena saya tau betul karakter mainnya enerjik dan punya skill yang bagus dan gak jauh beda dengan adiknya Beckham,” kata Djanur saat ditemui di sela latihan, Jumat (23/02/18) sore.

“Tapi sebelumnya, saya sudah ngomong dengan mereka dan saya tahu sampai saat ini mereka masih terikat kontrak dengan Persib, bahkan hingga dua tahun ke depan,” sambungnya.

Disinggung nama pemain muda U-23 yang akan melengkapi skuatnya, sebagaimana regulasi PT LIB sebanyak 7 pemain, Djanur mengaku telah mengantongi satu nama.

“Sudah ada satu nama yakni Franky Kagoya mantan pemain Yahukimo dan PSPS. Pemain kelahiran Papua ini saya temui saat seleksi di Jawa Tengah. Dia juga sempat memperkuat PSPS di 16 besar Liga 2 kemarin. Saya sudah janji bawa dia ke sini dan saya yakin dia punya talenta,” ungkapnya. 

Sedangkan dua pemain muda lain, pelatih berusia 53 tahun itu mengaku akan memberdayakan pemain lokal dari Medan dengan menggunakan sistem seleksi.

“Kandidatnya sudah ada, namun akan kita seleksi lagi sebelum bergabung. Tapi kalau untuk Franky, besok (Sabtu, 24/2/18) sudah langsung gabung dan akan ikut bersama kita ke Jogja,” paparnya.

Seperti diketahui, saat ini sudah ada lima pemain muda U-23 yang bergabung dalam skuat PSMS, yakni Frets Butuan, M Alwi, Feridyan Wahyu, FirzaAndika dan pemain baru Franky Kagoya. Sementara dua pemain lagi rencananya akan ditentukan usai agenda TC di Jogja.