Jelang Laga Kedua Piala AFC, Marko Simic Tebar Psywar untuk Klub Singapura

Persija Jakarta akan menjalani laga kedua Grup H Piala AFC menghadapi Tampines Rovers pada Rabu (28/02/18) di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Meski pertandingan baru akan digelar pekan depan, striker Macan Kemayoran, Marko Simic sudah melemparkan psywar alias perang psikologis untuk calon lawannya tersebut.

Simic mengatakan pertandingan nanti akan berlangsung sengit lantaran kedua tim sedang mencari kemenangan perdana. Sejauh ini Persija sudah melakukan persiapan dan telah berlatih selama dua hari terakhir pasca meraih juara di Piala Presiden 2018, Sabtu (17/02/18) lalu.

“Tentu itu pertandingan bagus jadi akan mencoba untuk bermain baik dan memenangkan pertandingan. Sebagai persiapan, kami telah berlatih fisik dan bekerja keras untuk melawan Tampines Rovers nantinya dan harus tetap fokus,” ujarnya.

Simic menilai Tampines Rovers adalah tim yang cukup tangguh. Klub berjuluk The Stags itu hanya dinilai kurang beruntung saat kalah dari Bali United pada kualifikasi Liga Champions Asia Januari lalu. Meski menghormati calon lawan, penyerang 30 tahun itu menegaskan Persija tidak akan memberikan kesempatan pada tim tamu untuk bergerak bebas dan menguasai pertandingan, apalagi sampai mencuri poin.

Untuk itu, Marko Simic meminta pendukung setia Macan Kemayoran, Jakmania untuk kembali memenuhi Stadion GBK seperti ketika mereka mengangkat trofi Piala Presiden akhir pekan lalu.

“Mereka (Tampines) bermain melawan Bali di preround LCA. Bali menang karena hujan deras dan lapangan jelek jadi kira tidak bisa melihat pertandingan dengan baik. Tapi Tampines adalah klub yang bagus dari Singapura, dan kami menghormati lawan tapi kami tidak ingin memberikan begitu saja, karena kami bermain kandang,” tegasnya.

“Saya berharap suporter akan datang seperti biasa,” tutup Simic.

Baik Persija maupun Tampines nampaknya akan mati-matian pada pekan depan. Sebab, di laga perdana pada (12/02/18) lalu, Macan Kemayoran kalah 0-3 saat menghadapi Johor Darul Tazim (JDT). Sedangkan Tampines juga mengalami hal serupa setelah digasak Song Lam Nghe An (SLNA) asal Vietnam dengan skor 0-2.