PSSI dan PT LIB Pastikan Liburkan Liga saat Asian Games 2018

Gelaran ajang Asian Games 2018 akan berlangsung selama dua pekan pada Agustus 2018 mendatang di Jakarta dan Palembang. Untuk mendukung kegiatan itu, federasi sepakbola Indonesia, PSSI menegaskan jika kompetisi sepakbola nasional, Liga 1, Liga 2 maupun Liga 3 akan diliburkan pada periode sibuk tersebut.

Hal itu disampaikan langsung oleh wakil ketua umum PSSI, Joko Driyono. Menurutnya pada periode tersebut kompetisi harus diliburkan, lantaran Indonesia bersatatus sebagai tuan rumah. Selain itu ia ingin masyarakat fokus untuk memberi dukungan pada para atlet maupun pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia.

“Yang pasti ketika pelaksanaan Asian Games 2018 berlangsung, saya pastikan kompetisi akan berhenti,” tegas  pria yang akrab disapa Jokdri tersebut.

Senada dengan PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi nasional juga mengkonfirmasi jika mereka memang mengosongkan jadwal pertandingan pada periode Asian Games 2018.

Direktur operasional PT LIB, Tigor Shalomboboy mengatakan keputusan itu telah ditentukan sebelum pihaknya menyerahkan draft atau rancangan jadwal liga pada klub peserta Liga 1 maupun 2.

“Untuk periode Asian Games 2018 memang sudah kita pastikan bahwa liga diliburkan,” tuturnya secara singkat.

Di sisi lain, PSSI terus memberikan dukungan untuk Timnas Indonesia yang akan bertanding di Asian Games 2018. Tim asuhan Luis Milla itu dijadwalkan melakukan pemusatan setiap akhir bulan hingga menjelang pesta olahraga empat tahunan itu.

Selain itu mereka juga merencanakan sejumlah laga uji coba seperti melawan Singapura dan Filipina pada FIFA matchday 21 serta 25 Maret 2018 mendatang.

Tak hanya itu, PSSI juga mengundang Malaysia, Bahrain hingga satu tim dari Asia Timur untuk pertandingan Aniversary Cup PSSI pada akhir April 2018 nanti.

Selain liga yang diliburkan, panitia lokal atau INASGOC sebelumnya pernah berencana mengajukan libur bagi anak sekolah di Jakarta guna mengurangi tingkat kemacetan di Jakarta karena bertujuan mengurangi waktu perjalanan atlet dan ofisial peserta Asian Games 2018 hingga kurang dari 30 menit.

“Kami harus menyiasati tingkat kemacetan di Jakarta turun 20-30 persen, caranya dengan meliburkan sekolah dan penyesuaian jam kerja perkantoran. Tapi, otoritas itu bukan pada kami,” kata Ketua INASGOC, Erick Thohir.