Harus Lunasi Utang Sebelum 10 Maret, Begini Tanggapan PT LIB

Kompetisi Liga 1 musim 2017 masih menyisakan cerita kurang sedap. Terutama bagi operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB). Pasalnya, hingga saat ini hak-hak yang seharusnya didapat klub masih belum terselesaikan sepenuhnya.

Akibatnya, PSSI selaku otoritas tertinggi sepak bola tanah air harus memberikan ancaman tegas. Bersama Menpora, PSSI melalui Plt Ketum Joko Driyono tidak akan memberi izin LIB menggelar kompetisi sampai semua utang yang tertunggak bisa diselesaikan.

“Tadi ditanyakan, pak Menteri dan PSSI meminta LIB segera selesaikan utangnya sebelum kick-off tanggal 10 Maret,” ucap Joko Driyono, usai menggelar rapat bersama Menpora, Selasa (21/2).

Mendapat peringatan keras dari PSSI dan Menpora, LIB berdalih belum melakukan RUPS. Sehingga sisa kewajiban yang masih tertunggak belum bisa segera diselesaikan.

“Semua akan ditentukan lewat RUPS yang akan dilangsungkan sebelum kompetisi. Di situ, semua akan bertemu dan membahas banyak hal. Termasuk kontribusinya,” ungkap Risha Adi Widjaya, CEO PT LIB, Selasa (21/2).

Saat ditanya kapan pastinya RUPS akan dilakukan, Risha hanya menjawab,”Sebelum kompetisi, untuk tanggal pastinya belum bisa diumumkan.”

(adw/JPC)