Rodrigo Ost Tak Masuk Skuat di PGK, Arema Cari Playmaker Baru

Arema FC bergerak cepat setelah mendapatkan surat dari operator kompetisi jika satu pemain asingnya, Rodrigo Ost do Santos tidak lolos verifikasi karena tidak ada kejelasan menit bermain di klub sebelumnya, Moto Club, Seri C Brasil.

Dalam turnamen terdekat, Piala Gubernur Kaltim (PGK) II yang diputar 23 Februari sampai 4 Maret, Rodrigo sudah tidak masuk dalam skuat Arema.

“Kalau tidak bisa untuk kompetisi ya dengan berat hati kami tidak membawa Rodrigo lagi di Piala Gubernur Kaltim. Karena turnamen itu kan untuk persiapan kompetisi. Tentu akan rugi kami kalau membawa pemain yang tidak bisa diturunkan dalam kompetisi resmi,” kata pelatih Arema, Joko ‘Getuk’ Susilo.

Tim pelatih ingin pemain pengganti Rodrigo sudah ada saat Piala Gubernur Kaltim. “Kami serahkan kepada manajemen untuk perihal penggantinya. Justru tim pelatih yang dapat beberapa nama pemain pengganti dari manajemen,” imbuh Getuk.

Tim pelatih dengan manajemen Arema sudah berkomunikasi terkait siapa pemain yang pas untuk didatangkan sebagai pengganti Rodrigo. Karena PGK tinggal menyisakan satu minggu lagi.

Kabarnya sudah ada nama playmaker yang pernah bermain untuk Arema berpeluang besar untuk didatangkan kembali, yang pertama adalah Gustavo Lopez. Pemain asal Argentina ini pernah jadi bagian Arema musim 2014. Dia selalu membuka pintu dan berkomunikasi dengan manajemen Arema setiap musim untuk mengutarakan niatnya ingin kembali.

Bahkan pemain yang sempat merumput di Terengganu FA, Malaysia ini rela menurunkan nilai kontraknya demi bisa bermain kembali di Arema. Hanya saja satu tahun terakhir dia tidak memiliki klub karena fokus untuk penyembuhan cedera.

Nama kedua adalah Marcio Teruel. Pemain asal Brasil ini sempat memperkuat Arema musim 2016. Tapi kariernya di Malang sangat singkat. Hanya dua bulan dia mengalami cedera parah di lututnya dan harus pulang ke Brasil.

Sejak musim lalu dia mengaku sudah sembuh dan ingin kembali ke Arema. Tapi Singo Edan masih belum memanggilnya. Faktor cedera parah tersebut dikhawatirnya tidak bisa membuat penampilan Marcio tidak sebagus dulu.