Dijuluki Penerus Alex Pulalo, Ini Komentar Bek Muda Arema

Agil Munawar saat ini belum jadi pemain inti di Arema. Pada Piala Presiden 2018, mantan pemain PS TNI itu hanya sebagai pelapis Syaiful Indra Cahya di sektor bek kanan.

Meski hanya sebagai pengganti, ternyata Agil sudah punya julukan dari Aremania. Dia disebut sebagai penerus legenda tim Singo Edan, Alex Pulalo. Karena Agil berpostur agak pendek dan punya lari cepat. Karakter yang mirip dengan Alex.

“Saya baca di media sosial tentang itu (penerus Alex Pulalo). Tentu senang karena bisa jadi motivasi tersendiri,” katanya.

Agil sudah tahu dengan karakter permainan Alex karena masa kecilnya dia beberapa kali melihat pemain gesit asal Papua tersebut. Bedanya, mantan kapten Arema itu tak jarang mengeluarkan sifat kasar di lapangan. Tidak sedikit lawan yang jadi korban tekel keras, injakan atau yang lainnya.

Tapi, Agil tidak ingin meniru karakter permainan kasar tersebut. Pada era sekarang, dia melihat sepak bola seperti itu sudah jadi masa lalu. “Kalau sekarang main kasar tidak disukai orang. Cukup jadi pekerja keras saja di lapangan,” imbuhnya.

Untuk gaya main, Agil mengacu pada pemain idolanya. Pemain favoritnya justru bukan berposisi sebagai bek kanan melainkan gelandang bertahan. “Dulu posisi saya gelandang bertahan sebenarnya. Baru di PS TNI dan Arema main di bek kanan. Idola saya sejak dulu Gennaro Gattuso (mantan pemain AC Milan),” imbuhnya.

Dia melihat sosok Gattuso memiliki postur yang tidak ideal sebagai pesepakbola Eropa. Tapi mantan pemain timnas Italia itu bisa menutupinya dengan karakter bermain tangguh saat berduel dengan lawan. Staminanya juga di atas rata-rata. Karena itu Agil ingin meniru karakter yang ada pada sosok yang kini sudah jadi pelatih kepala AC Milan tersebut.

“Saya juga memang kurang dalam hal postur. Sekarang harus punya lebih dalam stamina dan kekuata. Makanya kedepan coba rajin fitnes biar kuat duel juga,” lanjut pemain 21 tahun ini.

Sebenarnya Agil sudah punya modal dalam hal kecepatan dan kengototan saat duel dengan lawan. Itu sudah diketahui oleh pelatih Arema, Joko ‘Getuk’ Susilo. Karena itu, Agil masuk dalam bagian Arema untuk meredam pemain lawan yang punya kecepatan.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*