Aceh United: Ade Dicoret, Sinegal Masuk

Uji coba skuadra Aceh United FC mulai memakan korban. Striker seleksi asal Pekanbaru, Ade Chandra Kirana dipastikan dicoret. Sebagai gantinya pemain sarat pengalaman, Mahdi Sinegal mulai masuk untuk menjalani seleksi.

Bahkan, mantan punggawa PSLS Lhokseumawe dan Persikaba Aceh Utara langsung turun dalam duel amal di Lapangan Simpan Keuramat, petang nanti. Laga amal tersebut melawan Persip Pase. “Dari tiga partai uji coba yang kita lakoni, ternyata kemampuan Ade Chandra tak sesuai dengan format tim. Akhirnya, rekomendasi pelatih supaya mencoret mantan pemain PSPS pekanbaru itu,” ungkap CEO Aceh Utara FC, Muhammad Saa’dan Abidin kepada Serambi kemarin.

Menyusul keputusan tersebut, lanjut Saa’dan, pihaknya kembali langsung mendapat rekomendasi dari pelatih Simon Pablo. Di mana juru latih asal Chili meminta kepada manajemen untuk mendatangkan Mahdi Sinegal. “Karena ini menyangkut dengan kebutuhan tim, kita langsung mendatangkan Mahdi. Bahkan, dia langsung diuji kemampuan dalam duel amal,” katanya.

Saa’dan yang juga manajer Aceh United FC mengakui, kalau keberadaan dari Mahdi Sinegal masih dalam seleksi. Artinya, selama tim melakoni tim dalam uji coba ini, maka dia akan terus dipantaunya. “Memang, sektor depan menjadi prioritas utama kami. Jelang Liga 2, kami hanya punya satu striker saja. Karenanya, perburuan pemain depan terus dilakukan,” pungkasnya.

Sementara itu, uji coba kelima menjadi hari tak menyenangkan bagi punggawa Aceh United FC. Betapa tidak, dalam Hendra Sandi Gunawan dkk dipaksa menelan pil pahit saat menyerah 0-1 dari Persip Pase dalam laga amal di Lapangan Simpang Keuramat, petang kemarin. Gol tunggal tuan rumah dipersembahkan pemain asing asal Pantai Gading, Serge pada menit 67.

Persip Pase yang diperkuat Hendra Gunawan, Mukhlis Sawang, Afrizal Abbas, Achin, Mora Andika langsung menggempur pertahanan dari Aceh United. Serangan yang datang silih berganti, tetap mampu dibendung pemain bawah Aceh United. Di mana, untuk duel ini, skuadra Aceh United lebih banyak memainkan pemain lapis kedua.

Baru menjelang berakhir babak pertama, Aceh United yang diperkuat Mahdi Sinegal dkk mulai menemukan pola permainan. Mereka berhasil menekan pertahanan Persip Pase. Namun, piawainya M Ali di mistar gawang, membuat gawang Persip Pase aman hingga turun minum.

Saat turun minum, acara diisi dengan penyerahan bantuan kepada korban kebakaran. Bantuan pertama dari manajemen Aceh United berupa sejumlah pakaian dan kebutuhan pengungsi lainnya. Dilanjutkan, bantuan pribadi Syakir Sulaiman sebesar Rp 20 juta, dan terakhir sumbangan sejumlah uang tunai dari para pemain Aceh United.

Memasuki babak kedua, Aceh United mulai diperkuat Ferry Komol. Permainan tengah Aceh United pun lebih berkembang. Namun saja, Persip Pase terlihat masih terus mendominasi permainan. Sehingga, pada menit 67, Serge lepas dari kawalan pemain bawah Aceh United. Dengan tenang, dia sukses membobol gawang Aceh United. Skor 1-0 untuk kemenangan Persip Pase bertahan hingga permainan berakhir.

Aceh Utara United akan menantang Persiraja Banda Aceh pada hari kedua laga amal di Lapangan Simpang Keuramat, Aceh Utara, sore ini. Koordinator Tour Uji Coba Persiraja di Aceh Utara, Ade Zulfadhli kepada Serambi, kemarin, mengatakan, bagi Lantak Laju tampil di tarung amal tersebut merupakan bagian dari tur uji cobanya ke Aceh Utara menyongsong Liga 2 musim ini. Kendati hanya tarung eksebisi, menurut Ade, Persiraja akan memboyong seluruh pemainnya ke Aceh Utara. Di antaranya, Vivi Asrizal, Fani Aulia, Farizal Dillah, Irsyad Habib, Luis Irsandi, Rahmanuddin, Mukhlis Nakata dan Defri Riski.

“Bagi Persiraja, uji coba ini juga menjadi ajang memperkenalkan pemain kepada pecinta sepak bola di Aceh Utara dan sekitarnya serta sebagai bagian dari evaluasi tim sebelum menentukan skuad yang akan berlaga di Liga 2 nanti,” ungkap Ade Zulfadhli yang juga pengusaha sukses asal Krueng Mane, Aceh Utara ini.

Demikian juga Aceh Utara United, menurutnya, menyambut laga itu dengan cukup serius. Buktinya, sejumlah talenta terbaik di Aceh saat ini diikutkan dalam skuad mereka. Sebut saja ada Mora Handika, Mukhlis Sawang, Nanda Lubis, Irwandi Makalele, Zulkifli Dekbeut, Rizal Etoo, serta sejumlah nama beken lainnya. Pemain Aceh Utara United sudah berikrar untuk tampil all aout dan menyuguhkan permainan terbaik sehingga memuaskan penonton yang hadir ke lapangan.

“Kami mengajak masyarakat Aceh Utara dan sekitarnya untuk menyaksikan laga amal ini. Selain bisa menyaksikan aksi pemain, dengan menonton pertandingan tersebut berarti secara tidak langsung kita sudah membantu meringankan beban korban kebakaran di Simpang Keuramat,” ungkap Ade Zulfadhli.(bah/jal)

loading...