Persebaya U-19 Berlakukan Sistem Promosi-Degradasi

Jika seniornya, Persebaya Surabaya, saat ini tengah mempersiapkan tim dengan cara ikut ambil bagian di ajang turnamen pramusim, Persebaya U-19 sebagai junior tak mau kalah untuk mempersiapkan timnya juga. Salah satu caranya ialah dengan melakukan seleksi. Tak tanggung-tanggung jumlah peserta awal yang ikut ambil bagian di sini berjumlah 115 peserta.
 
Meskipun pada akhirnya pelatih Persebaya U-19, Bejo Sugiantoro, harus mengerucutkan peserta seleksi ini menjadi 27 pemain, tetapi Bejo berpesan kepada seluruh peserta seleksi yang lolos diseleksi tahap pertama bahwa posisi mereka ini belumlah seratus persen aman. “Mereka akan terus dipantau, dengan menerapkan sistem promosi dan degradasi (promdeg),” kata Bejo Sugiantoro.

Menurut Bejo, jika peserta seleksi kurang layak, maka akan dikembalikan ke klub internal, namun apabila mereka masih konsisten dengan kemampuannya maka akan terus melaju ke tahapan selanjutnya. “Harapannya dengan sistem promdeg ini ke 27 pemain ini dapat serius menunjukan kemampuannya. Kalau memenuhi kriteria akan lanjut terus hingga terbentuk tim,” ujarnya.

Bejo bersama asisten pelatih, Sony Setiawan, dan Dedy Sutanto (pelatih kiper), juga berjanji akan rajin memantau Kompetisi Internal Persebaya musim 2018 yang rencananya akan mulai digelar Sabtu (10/02/18). “Bagi peserta yang terdegradasi tidak menutup kemungkinan untuk kami panggil lagi. Intinya kami ingin Persebaya U-19 diisi pemain terbaik,” sambungnya. 

Pasalnya Bejo tak ingin Persebaya U-19 ini hanya sekedar ikut kompetisi saja. Melainkan lebih dari itu, “tim ini bakal menjadi penopang tim senior, jadi kita harus memilih embrio yang benar-benar baik,” tutupnya. 
Rencananya seleksi ini akan mengumpulkan 25 pemain terbaik yang dimiliki oleh klub-klub di internal Persebaya. Namun Bejo masih berkeinginan untuk menambah menjadi 30 pemain yang saat ini masih dikomunikasikan dengan manajemen.

liga88
loading...