Tampil Produktif, Chandra Waskito Belum Tentu Masuk Skuat Utama Persis

Striker anyar Persis Solo, Chandra Waskito, selalu tampil mengesankan selama menjalani latih tanding melawan empat tim internal. Pemain berusia 23 tahun itu total sudah mencetak 10 gol ke gawang empat tim internal berbeda.

Melawan PS Pemda, pemain yang musim lalu membela PSS Sleman itu mencetak hattrick. Dua gol dari Kito, sapaan akrabnya, mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 atas MARS sebelum akhirnya Persis menang tipis dengan skor 3-2. Kito juga ikut menyumbangkan satu gol dalam kemenangan Persis Solo 6-0 atas PS THOR.

Terakhir, si anak hilang itu mampu mencetak quattrick dalam kemenangan 9-0 Persis Solo atas PS Al Wathoni di Lapangan Gedongan, Colomadu, Karanganyar, Rabu (7/2/2018). Torehan 10 gol itu membuat Chandra Waskito menjadi pemain paling produktif dalam urusan mencetak gol saat Persis menjalani latih tanding melawan klub internal.

Tri Handoko yang musim lalu selalu menjadi pilihan utama sejauh ini baru mencetak 2 gol. Johan Yoga yang musim lalu bergabung PSIS Semarang mencetak dua gol. Sementara dua winger Jalwandi Jamal dan Dedi Cahyono Putro masing-masing mencetak tiga gol.

Asisten Pelatih Persis Solo, Marwal Iskandar, mengakui Chandra Waskito tampil cukup baik selama mengikuti latih tanding melawan tim internal. Meski begitu, kata Marwal, banyaknya gol yang dicetak Chandra Waskito itu bukan jaminan bagi dia untuk menghuni skuat utama Persis Solo dalam mengarungi musim kompetisi Liga 2 tahun ini.

“Itu hanya laga uji coba. Jadi, semua pemain kami coba untuk bermain. Bukan berarti kalau tampil bagus dia bisa masuk tim inti. Tapi, tidak menutup kemungkinan juga dia [Kito] bisa masuk tim inti. Nanti akan dilihat pelatih pada H-1 sebelum pertandingan. Hanya pemain yang bersedia dan siap yang akan dipilih. Tapi itu masih jauh [karena kompetisinya belum dimulai],” ucap Marwal saat ditemui Solopos.com, seusai memimpin latihan di Lapangan Futsal Singopuran, Kartasura, Sukoharjo, Kamis (8/2/2018).

Skuat Persis Solo terpaksa menjalani latihan di lapangan futsal karena kondisi Lapangan Gedongan dan Bolon cukup becek setelah diguyur hujan. Program latihan kali ini difokuskan pada kekuatan otot, kelenturan, ketangkasan dan kecepatan. “Kemarin [Rabu] kan kami habis main. Jadi, latihan pagi fokus kita recovery, sorenya diisi strenght training,” jelas Marwal.

loading...