Arema FC Enyahkan Belenggu Mitos di Manahan

Skuat Arema FC tidak ingin terbelenggu mitos di Stadion Manahan Solo. Singo Edan siap membuktikan akan memetik kemenangan saat bentrok kontra Sriwijaya FC pada babak delapan besar Piala Presiden 2018, Minggu (4/2/2018).

Arema FC kerap kesulitan memetik kemenangan melawan Srwijaya FC di Solo. Pada semifinal Piala Presiden 2015, Arema FC dikalahkan dari Sriwijaya FC 1-2. Lalu, pada tahun 2010 dan 2012 Arema FC dikalahkan Laskar Wong Kito pada final Piala Indonesia dan semifinal Inter Island Cup.

Namun, Arema FC sudah mematahkan mitos tersebut pada babak 8 besar Piala Presiden 2017 di Stadion Manahan Solo, 26 Ferbuari 2016. Singo Edan menang 1-0, berkat gol Adam Alis, dan akhirnya keluar menjadi juara.

Pelatih Arema Joko Susilo mengatakan, anak asuhnya akan tampil maksimal guna memenangkan pertandingan melawan Sriwijaya FC. Pihaknya tidak mau terbelenggu mitos dan hal itu telah dibuktikan. “Kerja keras akan dikuti hasil,” tegas Joko Susilo saat jumpa pers di Hotel Alana Solo, Sabtu (3/2/2018) siang.

Arema akan mengandalkan kerjasama tim dan bukan permainan individu. “Satu lawan satu hanya dalam kondisi tertentu saja,” ujarnya. “Saat menyerang maupun bertahan pemain harus fokus. Termasuk pertarungan memenangkan lini tengah mengingat Sriwijaya FC memiliki lini tengah yang bagus.”

Pemain Arema, Bagas Adi Nugroho mengaku secara teknis dan mental rekan rekannya sudah siap tanding. “kami siap mengikuti strategi dan arahan pelatih,” ucap Bagas.
(sha)