Dua Tim Semen Padang FC Petik Kemenangan Saat Tur Sumbar

Mengawali laga perdana tur Sumbar, Semen Padang FC terlalu tangguh bagi dua tim amatir, Piaman FC dan Batang Anai FC yang sama-sama takluk dengan skor besar di lapangan sepakbola Rajo Sampono Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (31/01/18) kemarin.

Dengan skema dua fase pertandingan. Anak asuh Syafrianto Rusli lebih dulu menumbangkan Piaman FC, 4-0, dalam durasi pertandingan satu babak, 45 menit.

Empat gol dilesakkan starter Semen Padang FC yang dihuni nyaris seluruh pemain muda yaitu, penjaga gawang Ahmad Iqbal Bachtiar, kwartet lini belakang Ibrahim Sanjaya, Febly Gushendra, Ahmad Taufik dan Leo Guntara. Tiga gelandang muda, Finno Andrianas, Rosad Setiawan, Ronaldo Eko Yulianto dan tiga penyerang, Apriyogi, Mardiono dan striker Ananias Fingkrew, tercipta berkat dua brace yang dihasilkan masing-masing oleh Mardiono dan Ananias Fingkrew. Skor berkesudahan 4-0.

Pada fase kedua meladeni juara Sumbar di Liga 3 Indonesia 2017, Batang Anai FC, durasi laga berubah normal, 2 x 45 menit. Tetapi Semen Padang FC masih mampu menutup pertandingan dengan skor akhir 5-2.

Dipimpin wasit Ali Usman, Syafrianto Rusli merubah sebagian besar komposisi pemain dengan menampilkan deretan pemain senior, memainkan Hengki Ardiles, Ahmad Mahrus Bahtiar, Ardi Idrus, Manda Cingi, Fridolin Kristof Yoku, Rudi dan trio penyerang Elthon Maran, Irsyad Maulana dan pemain trial Agung Supriyanto dan cuma menyisakan kiper Iqbal Bachtiar dan eks. stopper Timnas U-19, Febly Gushendra.

Sempat dibuat kerepotan diawal-awal babak pertama sehingga dua kali tertinggal oleh Batang Anai FC,  tim juara Sumbar Liga 3 Indonesia 2017 itu lewat dua gol yang diciptakan Firman Fauzi dan M. Jerry, Semen Padang FC bangkit dengan melesatkan lima gol.

Empat tercipta pada babak pertama via brace Elthon Maran, Agung Supriyanto dan Rudi serta ditutup satu gol Ananias Fingkrew pada babak kedua.

Sehabis laga, Syafrianto Rusli mengaku cukup puas melihat peningkatan performa timnya. Semua pemain yang diturunkan mau kerja keras, bersaing menunjukan performa masing-masing.

“Sesuai dengan program. Artinya, awal-awal tadi anak-anak sentuhan hilang, teknik hilang. Alhamdulillah sekarang sudah mulai kembali. Sebetulnya saya melihat perkembangan itu. Kondisi bagus dan lebih baik. Jadi mulai sekarang, bagaimana mereka menjalin kerjasama sambil saya mencari tim yang intinya,” ujar Syafrianto Rusli.

“Saya tidak pikirkan hasil pertandingan disini. Saya memberikan kesempatan seluruhnya bermain, Saya katakan pada mereka, kalau ingin inti tunjukan kemampuan,” jelasnya.

Terkait dua kali kebobolan, Syafrianto menjadikan bahan evaluasi lini pertahanan Semen Padang FC. Terutama absennya Agung Prasetyo dan Novrianto yang tidak dimainkan karena cedera.

“Soal materi lini belakang. Kalau tidak ada Agung dan Novrianto memang masih riskan. Kedua gol tadi saya anggap kesalahan individu. Itu akan terus kita perbaiki,” tutup pelatih yang juga salah satu instruktur pelatih nasional PSSI ini.

loading...