Mantan Pemain PSS Sleman asal Belanda Ungkap Kejahatan Sepakbola Indonesia

Nama Kristian Adelmund tentu tak asing di telinga pecinta sepakbola Indonesia.

Pemain asal Belanda itu tercatat pernah merumput bersama dengan beberapa klun tanah air, seperti Persepam Madura United (2012-13), PSS Sleman (2013-15) dan juga Persela Lamongan (2016).

Bersama dengan PSS, Kristian membawa trofi Divisi Utama 2013 lalu. Ia pun terkenal ramah dengan para suporter di Sleman.

Baru-baru ini Kristian dalam sebuah wawancara dengan media Belanda, Vice Sports NL mengungkapkan hal mengejutkan tentang sepakbola Indonesia.

Ia juga menceritakan pengalamannya didepak klubnya secara tiba-tiba. “Semuanya berjalan baik dan para fan sangat menghargai saya, namun tiba-tiba saya dibuang tanpa belas kasihan,” kata pemain berusia 30 tahun itu.

Pemain jebolan akademi Feyenoord ini juga menceritakan masalah utama di sepakbola Indonesia yakni korupsi dan kecurangan.

“Meski keadaan saat ini sudah membaik, korupsi tetap jadi masalah utama di sepak bola Indonesia.”

“Sebagai contoh, saya pernah melihat bos lawan datang ke ruang ganti wasit dengan membawa pistol,” ujar bek berusia 30 tahun tersebut.

“Anda tak perlu heran dengan hal seperti itu di Indonesia.”

Kondisi kesehatan sang ayah yang sempat kritis membawa ia pulang ke Belanda pada tahun lalu. Kini ia tampil di klub amatir SC Feyenoord.

Kristian pun memiliki rencana untuk kembali ke Indonesia pada musim panas mendatang.

loading...