Bhayangkara Coret Lima Pemain

Bhayangkara FC mencoret lima nama pemain berstatus seleksi menjelang laga krusial kontra Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa malam. Mereka yang tidak lolos seleksi adalah James Charles Mack, Ikris W Yamhin, Melianus Itlay, Sedek Sanaky, dan I Made Adi Wirahadi.

Manajer tim Bhayangkara FC AKBP Sumardi melalui siaran pers yang diterima di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (30/1), mengatakan keputusan itu diambil untuk memberikan kepastian status kepada rombongan pemain seleksi yang kini sudah dipulangkan ke daerahnya masing-masing. Rangkaian seleksi, kata dia, telah dijalani lima pemain tersebut sejak awal Januari 2018.

Kendati demikian, Sumardi memastikan Bhayangkara FC telah memperoleh penghuni slot terakhir pemain asing mereka. “Sulit buat datangkan Zah Rahan Krangar karena permasalahan pada proses administrasi di kantor imigrasi. Namun, Bhayangkara FC resmi mengontrak David Aparecido Da Silva untuk musim ini,” katanya.

Proses penandatanganan kontrak berdurasi 1 musim itu berlangsung di Hotel Ibis Styles Malang, Selasa pagi. Selain David Aparecido Da Silva, sejumlah pemain lain Bhayangkara FC pun ikut dalam proses penandatanganan konytak, di antaranya I Putu Gede Juni Antara dan Muhammad Hargianto yang prosesnya sempat tertunda karena keduanya tengah mengikuti TC bersama timnas U-23 Indonesia.

“Saya senang bisa bergabung dengan klub juara di Indonesia ini,” kata David Aparecido Da Silva.

Sementara itu skuat Bhayangkara FC telah diperkuat sejumlah pemain terbaiknya menjelang duel dengan Arema FC. Pada posisi kiper akan diisi oleh Awan Setho Raharjo, Fauzal Mubaraq dan Panggih Prio sambodho.

Posisi bek diisi oleh Jajang Mulyana, Ambrizal, Nurhidayat, Alsan Putra Masat Sanda, Muhammad Fatchu Rochman, Vladimir Vujovic, I Putu Gede Juni Antara, Indra Kahfi Ardhiyasa. Posisi gelandang diisi oleh Wahyu Subo Seto, Tm Ichsan, Vendry Ronaldo Mofu, Maldini Pali, Muhammad Hargianto, Lee Yoo Jun, Paulo Sergio Moreira Goncalves.

Penyerang diisi oleh Marinus Mariyanto Wanewar, Dendy Sulistyawan, Herman Dzumafo Epandi, Sani Rizky Fauzi dan David Aparecido Da Siva.