Gomez Ingin Tingkatkan Hubungan Dengan Bobotoh

Sejak kedatangannya akhir tahun 2017 lalu, pelatih anyar Persib Bandung, Mario Gomez, mampu mengundang perhatian bobotoh. Selain deretan pemain Maung Bandung, pelatih Persib berusia 60 tahun itu merupakan sosok yang sangat populer di kalangan bobotoh.

Popularitas Gomez berimbas pada akun media sosial Instagram pribadinya. Sejak menangani Persib, jumlah followers Instagram @mariogomezdt terus mengalami peningkatan. Hingga Jumat, 26 Januari 2018, followers akun Instagram Gomez telah menembus angka 100 ribu.

Fenomena itu membuat eks asisten pelatih Inter Milan dan Valencia ini merasa begitu terkesan. Ia pun langsung memberikan apresiasi terhadap bobotoh. Sebab, menurut Gomez, mayoritas followers di akun Instagram pribadinya itu berasal dari bobotoh.

“Terima kasih banyak bobotoh. Ini sangat luar biasa. Kalian memang yang terbaik dalam mendukung tim kesayangan kita semua, Persib.” ujar Gomez.

“Saya harap kalian terus mendukung tim ini dengan semangat tinggi. Kehadiran kalian tentu akan sangat membantu tim meraih hasil terbaik. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih,” tegasnya.

Melihat animo bobotoh yang sangat luar biasa terhadap Persib, Gomez berniat untuk membuka interaksi langsung melalui media sosial.

“Ya, kenapa tidak. Mungkin nanti kita bisa melakukan komunikasi melalui media sosial. Tentu kita sangat terbuka,” kata Gomez.

Sementara itu, bek sayap Persib, Supardi Nasir Bujang mengaku kecewa dengan kekalahan atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat 26 Januari 2018. Akibat kekalahan itu, Persib gagal lolos ke perempat final Piala Presiden 2018.

Kendati demikian, Supardi tetap mengharapkan dukungan dan doa Bobotoh untuk mengarungi Liga 1 2018.

“Kita sangat paham (kekecewaan bobotoh). Tetapi apa pun kondisinya, tim ini butuh dukungan dan doa Bobotoh,” ujarnya.

Ia menambahkan, tim selalu ingin memberikan hasil maksimal di setiap laga. Menurut pemain kelahiran Bangka 9 April 1983 itu, tak ada satu pun pemain yang menginginkan hasil imbang atau pun kalah. “Kita selalu berusaha untuk menang. Tapi inilah hasilnya,” tuturnya.