Mario Gomez Tak Tertekan dengan Fanatisme Bobotoh Persib

Laga El Clasico Persib Bandung versus PSMS Medan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Bandung (21/1/2018), dipadati puluhan ribu suporter tim Maung Bandung. Namun, kehadiran suporter fanatik tidak berujung kemenangan tim kesayangan. Persib takluk 0-2 dari PSMS yang dilatih mantan pelatih mereka, Djadjang Nurdjaman.

Pelatih Persib, Mario Gomez, mengakui atmosfer bobotoh yang datang ke Stadion GBLA sangat luar biasa. Namun, ia memohon maaf karena kerja keras anak asuhnya pada laga kedua penyisihan Grup A Piala Presiden 2018 itu belum bisa memuaskan bobotoh.

“Saya melihat atmosfer di laga kemarin sangat luar biasa. Kami minta maaf karena tidak bisa memberikan apa yang mereka mau. Tapi, tidak apa-apa, saya pikir mereka pun paham kami sudah berusaha meraih kemenangan,” ujar Gomez seusai memimpin sesi latihan di Stadion GBLA, Selasa (23/1/2018).

Anak-anak Maung Bandung, lanjut Gomez, sebenarnya mempunyai banyak peluang, tetapi tidak satu pun yang berbuah gol. “Kekalahan kemarin saya pikir tidak hanya dirasakan kami, tetapi mereka (bobotoh) juga, karena semua ingin menang. Kami akan tetap berusaha untuk menang. Itu yang penting,” tegas Gomez.

Meski dipadati puluhan ribu bobotoh, pelatih asal Argentina tersebut mengaku enjoy dalam memimpin pasukannya dan tidak merasa tertekan. Pasalnya, ia sudah diberitahu, Persib tim besar dan mempunyai banyak suporter.

“Jadi dengan atmosfer kemarin saya tidak merasa tertekan karena Persib tim besar yang mempunyai banyak suporter. Kami bermain dengan karakter pemain yang kami punya dan tidak merasa tertekan. Tekanan itu ada untuk tim lawan, bukan untuk kami,” papar eks pelatih Johor Darul Ta’zim ini.

Gomez menambahkan dengan adanya dukungan puluhan ribu suporter itu, tentu harus menjadi motivasi bagi anak asuhnya di setiap pertandingan, bukan dijadikan tekanan atau menambah beban. Bahkan Gomez berharap bobotoh semakin banyak saat menjamu PSM Makassar untuk memotivasi Atep dkk.

“Saya ingin dan berharap atmosfer yang sama saat Persib melawan PSM nanti karena kami tidak bisa memainkan beberapa pemain seperti Bojan Malisic dan Ezechiel N’douassel. Tapi, kami juga sekarang punya Febri Hariyadi dan Henhen Herdiana. Kami tetap butuh atmosfer dari fans untuk kami,” ucap eks asisten pelatih Valencia dan Inter Milan ini.