CARA PERSIJA JAKARTA SIASATI HARGA SEWA SUGBK YANG MAHAL

Persija Jakarta sudah punya cara untuk menyiasati harga sewa Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang mahal. Macan Kemayoran memutuskan untuk menaikkan tiket pertandingan.

Pasukan Stefano Cugurra tersebut memang telah memutuskan memakai SUGBK saat bermain di Piala AFC 2018. Akan tetapi, Persija harus merogoh kocek yang dalam agar bisa menggunakan tempat tersebut.

Untuk satu kali bertanding Persija mesti menyiapkan uang Rp2 miliar dengan rincian Rp500 juta sebagai harga sewa SUGBK dan Rp1,5 miliar untuk uang jaminan. Nominal tersebut di luar dari biaya keamanan saat laga berjalan.

Tentu harga yang dipatok pengelola SUGBK dirasa wajar. Mengingat, tempat tersebut sudah berkualitas internasional setelah dilakukan renovasi untuk Asian Games 2018.

“Kami akan menjual tiket dengan kapasitas yang ada di SUGBK sekitar 77.302 tiket. Kami yakin The Jakmania akan tetap memenuhi SUGBK,” kata ketua panitia pelaksana (Panpel) Persija, Arief Perdana Kusuma.

“Meskipun pertandingan berjalan bukan di weekend. Karena suporter Persija bukan hanya The Jakmania saja tetapi ada juga para pengusaha-pengusaha, dan sebagainya,” ia menambahkan.

Keputusan Persija memakai SUGBK karena tidak ada stadion di wilayah Jabodetabek yang bisa digunakan. Pasalnya, semua stadion yang ada sedang direnovasi untuk Asian Games mendatang.

loading...