Pelatih Timnas Wanita Indonesia Kemungkinan Pakai Jasa Asing

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) harus segera menjaring pelatih baru untuk Timnas Wanita Indonesia.

Sosok tersebut akan ditugaskan memimpin tim bertanding di Piala AFF Wanita 2017 di Thailand, Mei-Juni 2017.

Dalam waktu singkat itu setidaknya tim pelatih harus lebih dulu melakukan scouting pemain dan baru bisa menggelar rangkaian uji coba.

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria menyebut sudah mendapat beberapa bakal calon pelatih.

Satu di antaranya berasal dari luar negeri.

Tapi wanita berusia 32 tahun itu enggan memberikan detil asal usul pelatih yang dimaksud.

“Pokoknya ada nanti kami sampaikan langsung (secara terbuka). Satu dari luar tapi dia janji akan datang lagi sebab kemarin baru teleconference,” kata Tisha di kantor PSSI, Kuningan, Jakarta, Senin (22/1/2018) petang.

“Dia harus menjabarkan lagi targetnya seperti apa, perlu diingat tugas pelatih bukan cuma soal cara membangun timnasnya tapi juga turut serta membangun kompetisinya.”

Dikatakannya, penunjukkan pelatih itu akan melalui mekanisme hasil rapat exco sebab reportnya langsung ke Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi.

“Kita sudah ada beberapa kandidat, mereka sudah presentasi tentang program kerja di sini (kantor PSSI, red). Jadi kami nanti tinggal memilih siapa yang laik,” tukasnya.

Tugas Berat Sang Nahkoda

Tugas pertama pelatih tim nasional sepak bola putri adalah melakukan seleksi pemain mulai 8 sampai 16 Maret 2017.

Seleksi diikuti oleh delapan asosiasi provinsi (asprov) yang sebelumnya berkompetisi di Piala Pertiwi 2014, yakni Papua, DI Yogyakarta dan Jawa Timur, serta dua tim dari Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) dan satuan Polisi Wanita (Polwan).

Pelatih baru timnas putri akan dibantu asisten dan Direktur Tim Nasional PSSI Danurwindo. Mereka bertugas mencari 30 pemain dengan rentang umur 15-28 tahun.

Setelah itu, para pemain melakoni pemusatan latihan pada Maret-Mei.

Selama masa itu, tim nasional juga akan melakoni 10 kali pertandingan uji coba, yaitu lima kali latih tanding kontra timnas putra remaja U-15 dan U-17, dua kali di luar negeri, dan tiga kali dengan asprov.

Tugas pelatih baru timnas putri tidaklah ringan.

PSSI ingin agar timnas putri Indonesia bisa berada di posisi empat besar di Piala AFF 2017.