Rivaldy Tak Minder Bersaing dengan Rekannya di Arema FC

Pesepakbola Arema Cronus mengikuti latihan fisik dan strategi di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Selasa (3/11). Latihan tersebut untuk mempersiapkan diri menghadapi Kompetisi Piala Jendral Sudirman yang akan mulai digelar pada pertengahan bulan November 2015. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc/15.

Meski didatangkan dari kasta kedua (Liga 2), Rivaldy Bawuo tampaknya tak kesulitan beradaptasi dengan rekan-rekannya yang sering bermain di kasta tertinggi sepakbola Indonesia (Liga 1).

Rivaldy sering membangun komunikasi dengan rekan setimnya di sesi latihan atau di luar lapangan. Ia berharap dengan membangun komunikasi di luar lapangan dapat memperlancar komunikasi di lapangan saat bertanding.

“Sejauh ini untuk komunikasi dengan teman satu tim kira-kira sudah 60 persen, saya kan baru, jadi butuh adaptasi, ya agak malu-malu, masih ada rasa tidak enak dengan senior, tapi kalau dengan yang seumuran dengan saya tidak masalah,” ujar Rivaldy saat ditemui Tim Okezone, Kamis (18/1/2018).

Menurutnya, berasal dari klub Liga 2, Kalteng Putra, tak membuat dirinya minder dan terganggu dalam hal komunikasi. Pihaknya juga berusaha membangun chemistry dengan penggawa tim Singo Edan – julukan Arema.

Meski demikian, diakui dirinya masih tampak canggung dan cenderung malu-malu jika harus berkomunikasi dengan pemain yang lebih senior darinya.

“Kalau minder karena berasal dari Liga 2 saya rasa tidak, kalau saya dari Liga 2 emang kenapa? Kalau saya dari tim Liga 2 yang jatuh di babak penyisihan boleh jadi, tapi tim saya sampai di babak 8 besar, apalagi saya sebagai top skor Liga 2, setidaknya ada yang bisa dibanggakan,” pungkasnya.