Pelatih Persija: Harusnya Kami Tak Terpancing Emosi!

Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco, mengaku kalau anak asuhnya terlalu gampang tersulut emosi. Hal itu setelah timnya ditahan imbang 1-1 oleh Kedah FA di Stadion Bangkalan Madura, Selasa (9/12).

Dalam laga kedua Suramadu Super Cup 2018 itu, Persija sebenarnya sempat unggul melalui Marko Simic. Namun, mereka terpaksa bermain dengan 10 orang setelah Maman Abdurrahman diusir wasit.

Maman dikartu merah karena ada friksi dengan pemain Kedah FA. Persija-pun disamakan oleh Kedah FA di babak kedua. Pemain mereka juga beberapa kali bermain keras dalam laga itu.

Kondisi tersebut dikritik oleh Teco. Pelatih asal Brasil tersebut ingin anak asuhnya bisa lebih mengontrol emosi di lapangan.

“Ini masih jauh dari musim yang sebenarnya. Seharusnya ini menjadi kesempatan mengembalikan fisik pemain. Namun, kami bermain terlalu keras dalam pertandingan ini. Seharusnya pemain tidak boleh terpancing emosi,” ungkap Teco kepada wartawan.

Menurutnya, permainan Macan Kemayoran sebenarnya sudah membaik. Kehilangan Maman diakui cukup mengubah permainan yang sudah direncanakan.

“Wasit juga harusnya bisa kontrol permainan sehingga tak ada permainan kasar. Namun, tim ini sudah baik melalui umpan-umpannya yang sudah terlihat cukup padu,” tandas Teco.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*