Innalillahi, Pencipta Chant Persebaya Emosi Jiwaku Berpulang

Keluarga besar Bonek tengah berduka. Salah satu pentolan Bonek, Oka Eka Purisetya, berpulang Kamis (4/1) malam. Pria berusia 33 tahun yang akrab disapa Oka Gundul itu adalah pencipta chant-chant Persebaya Surabaya. Salah satu karya terbesarnya adalah Persebaya Emosi Jiwaku (Persebaya Kau Takkan Sendirian).

Kabar berpulangnya Oka Gundul sudah menyebar sejak Jumat (5/1) dini hari WIB. Sebelum meninggal, Oka Gundul sempat dirawat selama beberapa hari di RSAL Dr Ramelan, Surabaya.

“Subuh tadi jenazah dibawa pulang ke rumah duka di Delta Sari,” ujar Capo Ipul, dirigen tribune utara.

Rencananya jenazah Oka Gundul akan dikebumikan di pemakaman umum Siwalankerto, Surabaya, Jumat (5/1). Kepergian Oka Gundul menyisakan duka untuk keluarga besar Bonek.

“Selamat jalan sahabatku. Semua di dunia selama diciptakan oleh manusia bisa disangkal, dilawan, dan dihentikan. Tapi takdir Tuhan tidak,” ucap pentolan Bonek, Andie Peci.

Bonek bukan hanya kehilangan salah satu panutan, tapi Oka Gundul adalah pencipta chant yang produktif. Alumni D3 Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini merupakan pencipta chant Persebaya Emosi Jiwaku.

Chant tersebut dianggap sebagai lagu perjuangan Bonek untuk membangkitkan Persebaya. Lagu ini selalu dinyanyikan sejak 2015 hingga kembalinya Persebaya ke panggung sepak bola tanah air sejak 2017 lalu.

Selamat jalan, Cak Oka Gundul. Semoga engkau tenang di surga.

Terbanglah tinggi kau di angkasa
Tunjukkan pada semua mata dunia
Surabaya pun juga punya kebanggan
Green Force Persebaya Emosi Jiwaku