INI SKEMA PIALA INDONESIA 2018

PSSI telah merancang skema untuk menggelar Piala Indonesia kembali pada tahun ini. Terkait dengan penjadwalan, wakil ketua umum PSSI Joko Driyono, menuturkan turnamen yang terakhir kali digelar pada 2012 itu tak akan mengganggu jadwal di Liga.

Dia memaparkan, setiap klub hanya akan memainkan satu atau dua pertandingan setiap bulannya. Untuk klub yang melaju hingga ke partai final, maksimal hanya akan melakukan sepuluh sampai 11 pertandingan.

Pria asal Ngawi itu menjelaskan, nantinya Piala Indonesia akan diikuti 128 tim dari tiga kasta kompetisi, yakni Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Pada babak pertama, menggunakan sistem pertandingan tunggal, dan klub dari Liga 1 akan langsung bye ke babak kedua yang diikuti 64 tim.

Kemudian, dari 64 tim akan dikerucutkan kembali menjadi 32 tim dengan sistem pertandingan tunggal. Nah, di babak 32 besar ini, sistemnya akan mengikuti seperti yang diterapkan di Piala FA Inggris. Jika hasilnya ada yang menang di laga pertama, maka tim yang menang akan langsung lolos ke babak 16 besar. Tapi kalau hasilnya imbang, kedua tim akan melakoni laga kedua untuk mencari pemenangnya di kandang tim yang sebelumnya berstatus sebagai tim tamu.

Selanjutnya, untuk babak 16 besar, perempat-final, dan semi-final akan menerapkan sistem kandang-tandang. Sedangkan untuk partai final akan diterapkan kembali sistem pertandingan tunggal.

“Jadi seperti itu skemanya dan tidak akan menakutkan seperti yang dibayangkan oleh orang-orang karena begitu banyak tim yang berpartisipasi. Dan ini akan tetap berjalan, meski nanti berbenturan dengan jadwal Piala AFF 2018 di akhir tahun,” kata Joko, kepada wartawan.

Rencananya, Piala Indonesia 2018 bakal digelar pada Maret atau April, dan berakhir pada Desember nanti.