Subsidi Klub Liga 1 Belum Dilunasi, Ini Janji Ketua Umum PSSI

Hingga beberapa pekan kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017 berakhir, subsidi yang dijanjikan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru selaku operator untuk klub-klub peserta belum juga dilunas. Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi pun berjanji akan segera menuntaskan masalah ini dalam waktu yang secepat-cepatnya.

“Ada komunikasi dengan para sponsor, biar (kompetisi) 2018 lebih baik lagi. Dana (subsidi untuk klub) harus ada, karena klub ini kan beli pemain, gaji pemain, harus ada. Kami yakinkan 2018 tidak terjadi lagi,” tegas Edy Rahmayadi beberapa waktu lalu.

“Kami usahakan di bulan (Desember 2017) ini. Kalau tidak selesai, paling lambat di Januari (2018),” lanjut Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) yang sempat menyatakan pensiun ini.
Salah satu klub yang menyuarakan hal ini adalah juara kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017, Bhayangkara FC. Dikatakan oleh Media Officer Bhayangkara FC, AKBP Sumardji, dana subsidi dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru kepada klub-klub Liga 1 Indonesia 2017 mencapai Rp 7,5 miliar.

Sampai saat ini, PT Liga Indonesia Baru baru menyerahkan uang subsidi sebesar Rp 5 miliar dengan alasan ada kendala di sponsor. Namun, Bhayangkara FC dan klub-klub peserta Liga 1 Indonesia 2017 lainnya dijanjikan akan segera mendapatkan tunggakan itu, yang akan dicicil dalam tiga termin.

“Yang pertama Rp 625 juta akan dibayar besok tanggal 29 Desember 2017, lalu Rp 625 juta diberikan pada 15 Januari 2017 dan terakhir Rp 1 miliar pada 29 Januari. Dibagi tiga termin, itu saja yang sudah pasti,” beber Sumardji.