Persija Siapkan Stadion Alternatif Jika Tak Bisa Gunakan Gelora Bung Karno Di Ajang Piala AFC

Persija Jakarta mengupayakan akan tetap bermain di sekitar Jakarta untuk ajang Piala AFC 2018. Dua venue pun saat ini sedang dijajaki, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), dan Stadion Pakansari (Bogor).

Sejatinya manajemen Macan Kemayoran sudah mendapatkan lampu hijau untuk menggunakan stadion utama berkapasitas 73 ribu penonton untuk ajang AFC. Namun hingga kini masih belum ada kata deal dari INASGOC lantaran venue akan digunakan untuk ajang Asian Games 2018.

“Doakan di SUGBK. Insya Allah jadi kalau Persija mewakili Indonesia tidak didukung bermain di lokasi yang representatif, itu sama saja mempermalukan Indonesia. Persija bukan mewakili Jakarta, tapi Indonesia,” kata Direktur Utama Persija, Gede Widiade.

Pakansari jadi alternatif SUGBK
Meskipun dinilai ajang Asian Games 2018 penting bagi Indonesia, Gede berharap disela-sela tidak digunakan stadion yang terletak di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Persija bisa menggunakannya. Apalagi ia berjanji akan menjaga keberlangsungan SUGBK untuk Asian Games.

“Kita harus menyadari kepentingan Asian Games diutamakan. Tapi di sela-sela itu kan ada yang kosong. Jadi Persija berjanji, Jakmania juga, kita harus jaga,” kata Gede.

Jika tidak bisa, Persija juga mengupayakan untuk bermain di Stadion Pakansari. Stadion Pakansari saat ini sedang direnovasi dan akan selesai pada Februari mendatang.

“Saya berupaya untuk meminta dengan yang di atas agar bisa menggunakan dua stadion tersebut. kami minta dukungan untuk bermain di Jakarta. Apalagi bermain di Jabodetabek lebih aman,” tutupnya.

Persija akan memulai perjuangannya di Piala AFC 2018 pada Februari mendatang. Bergabung di Grup H, tim asuhan Stefano Cugurra itu akan bertemu dengan Johor Darul Tazim/Selangor FA, Tampines Rovers/Geylang International, dan Song Lam Nghe An.