Piala Presiden Jadi Ajang Seleksi Penyerang Asing Arema

Hingga saat ini teka-teki penyerang asing Arema FC masih dirahasiakan. Pelatih Arema FC, Joko Susilo, hanya menyebut, calon bomber andalan Singo Edan akan ikut di Piala Presiden.

Ajang ini pun bakal dijadikan seleksi sang pemain. “Pemain asing akan ikut Piala Presiden, di situ kita akan lihat bagaimana kualitasnya,” kata Joko Susilo, Sabtu, 30 Desember 2017.

“Biasanya datang, seleksi dilihat latihannya. Tapi, kami akan mainkan secara resmi di Piala Presiden. Jika kurang pas, kita masih bisa mengganti sebelum Liga 1,” imbuh Joko Susilo.

Joko membantah anggapan Arema FC enggan mengikat kontrak pemain asing tanpa seleksi. Ia berkilah, Arema akan memanfaatkan Piala Presiden sebagai ajang pembuktian penyerang asing.

“Kita akan manfaatkan Piala Presiden, dia masuk dengan kriteria kita tapi harus dibuktikan dulu di Piala Presiden,” ucap Joko.

Nama mantan bomber Mitra Kukar, Patrick Cruz da Silva santer dikabarkan jadi penyerang asing yang menjadi buruan utama Singo Edan. Setelah gagal merekrut Yago da Silva Amaral, karena nilai kontrak yang dimintai di luar kemampuan Arema.

“Tapi, masih ada pilihan di luar penyerang asing yang akan datang. Kita juga akan menunggu berapa regulasi pemain asing di Piala Presiden,” ujar Joko Susilo.

Keputusan menyeleksi penyerang asing merupakan kebijakan baru bagi Arema. Sebelumnya, saat mendatangkan Rodrigo Ost Dos Santos, Arema hanya melakukan tes medis tanpa melalui seleksi.

“Piala Presiden bisa dijadikan ajang seleksi penyerang asing kita, rencana saya tidak hanya satu. Semua calon pemain asing di Arema diseleksi. Memang susah, tidak semua mau, tapi itu harus dilakukan,” kata Joko.