2 Pemain Seleksi Persela Dapat Penilaian Positif

Tim pelatih Persela Lamongan terus memantau penampilan dua pemain asingnya, Kim Dong-hyeon (Korea Selatan) dan Mohammed Amine El Bakkali (Maroko). Rencananya, dari kedua pemain ini hanya akan dipilih salah satu.

Dari penilaian tim pelatih, dari dua legiun asing yang sedang menjalani trial di Persela saat ini, penampilan Kim terlihat menonjol. Sementara Amine belum menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Kendati begitu, tim pelatih belum bersedia memberikan penilaian final kepada kedua legiun impornya itu. Sebab kedatangan kedua pemain itu tak bersamaan. Kim lebih dulu tiba di Lamongan (4 hari), sehingga memiliki masa pemulihan dan adaptasi lebih panjang ketimbang Amine yang baru dua hari bergabung.

“Dari pengamatan saya, Kim sangat bertenaga. Mobilitasnya juga tinggi. Kemampuan individunya juga bagus. Dia juga punya visi bagus dalam bermain,” ucap Ragil Sudirman, asisten pelatih Persela.

Amine sejauh ini memang belum tampak istimewa. Hanya saja, tim pelatih meyakini sang pemain mempunyai kualitas yang tak kalah bagus bila kondisi fisiknya sudah normal. Ia yakin, Amine membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyesuaikan diri dengan banyak hal, baik terkait kultur sepak bola Indonesia maupun lainnya ketimbang Kim.

“Akan lebih baik kita beri kesempatan turun di sebuah pertandingan pada turnamen pramusim yang kami ikuti. Sehingga penilaian yang kami berikan cukup objektif,” tutur Ragil.

Terlepas dari itu, tim pelatih berjulukan Laskar Joko Tingkir ini sudah lebih tenang dibanding sebelumnya. Pasalnya, selain sudah ada opsi di sektor gelandang menyusul keberadaan Kim dan Amine, di posisi kiper juga ada eks kiper Persegres Gresik United, Fitrul Dwi Rustapa yang tampil apik selama gim internal.

Keberadaan Fitrul membuat Persela bisa jadi tak lagi pusing-pusing mencari kiper lagi. “Fitrul bagus selama di sini. Semoga dia bisa konsisten. Kita akan kasih penilaian sampai Suramadu Super Cup 2017 nanti,” ujarnya.