Persis Solo Usulkan Empat Poin di Kongres PSSI

Dari 18 tim Liga 1 musim lalu, ada tiga tim yang mencatatkan diri harus terdegradasi ke Liga 2 musim 2018 ini. Tiga tim tersebut adalah Persegres Gresik, Persiba Balikpapan, dan Semen Padang. Tim Persiba dan Semen Padang ternyata belum juga terlihat ikhlas menerima kenyataan ini. Mereka cukup ngotot meminta ke PSSI agar tim mereka masih bisa bertahan di Liga 1 musim depan. Harapan kedua tim ini Liga 1 2018 harus diikuti 20 tim dari 18 tim yang harusnya memang ada di kasta ini. Keinginan ini jelas jadi cibiran banyak pecinta bola.

Persis Solo juga masih berharap kepada keputusan baru yang diberikan oleh PSSI. Bedanya, bukan lantaran jatah tiket ke Liga 1 2018 yang gagal diraih tim ini karena keok di babak 8 besar. Persis ternyata berharap kepada PSSI, khususnya untuk pengampunan kepada sanksi yang diterima oleh mantan pelatih Persis musim lalu, yakni Widyantoro.

Seperti yang diketahui PSSI memberikan sanksi kepada Widyantoro berupa larangan beraktivitas selama 18 bulan di kompetisi PSSI. Sanksi itu muncul karena kejadian Widyantoro dianggap mengintimidasi wasit saat laga Persis melawan Cilegon United di Stadion Manahan (28/9).

”Soal Widyantoro sebenarnya itu bentuk upaya menjegal Persis. Tapi ternyata dampaknya melanggar hak asasi bagi coach Widyantoro, karena kehilangan pekerjaanya,” jelas Wakil CEO Persis Solo, Dedy M Lawe kepada Jawa Pos Radar Solo.

Poin ini ternyata masuk sebagai salah satu dari empat poin yang akan dikemukkan oleh perwakilan Persis dalam kongres tahunan PSSI yang rencananya akan digelar awal tahun nanti.

Kongres ini memang untuk membahas banyak hal, mulai dari evaluasi kompetisi musim lalu, hingga regulasi baru untuk musim depan.

Dedy menambahkan, ada empat poin yang diusulkannya nanti. Pertama soal kompetisi Liga 2 yang dibagi dua grup. Usulan ini pertimbangannya karena jumlah kontestannya Liga 2 sebanyak 24 tim. Pemberlakukan dua grup diharapkan dapat lebih efektif dari sisi waktu pelaksanaanya, dan budget tim.

”Apalagi kompetisi musim 2018 juga berbarengan dengan even akbar ASIAN Games. Jadi akan lebih efektif dibagi dua grup saja kompetisi Liga 2-nya,” jelasnya.

Poin lainnya adalah dalam sisi batasan usia pemain yang bisa direkrut. Musim lalu, PSSI memberlakukan regulasi tim Liga 2 hanya bisa merekrut lima pemain yang usianya diatas 25 tahun, mayoritas pemain memang diwajibkan harus berusia di bawah 25 taun. Dari sisi tujuan memang cukup bagus, karena pemain potensial yang berusia muda bisa muncul dan tidak hanya jadi bayang-bayang seniornya.

”Soal pembatasan usia diharapkan bisa dikembangkan lagi agar klub bisa lebih professional. Kami pemain muda sifatnya memang hanya melengkapi kebutuhan saja,” imbuhnya.

Poin ketiga adalah soal menghindari percaloan, dan pengaturan skor. Usulan ini pertimbangannya karena melihat kompetisi musim lalu disinyalir banyak kecurangan. Selain itu disinyalir juga terjadi banyak pelanggaran yang mencederai fairplay. Sementara poin terakhir adalah soal penghapusan sanksi yang diterima oleh mantan pelatih Persis musim lalu, Widyantoro.

”Kita tahu hasil liga kemarin sudah ketahuan sejak awal siapa yang akan promosi. Makanya harus lebih fair lagi,” imbuhnya.

Empat Poin Penting Untuk PSSI

1. – Mengusulkan agar kompetisi Liga 2 2018 dibagi dua grup

2. – Mengusulkan agar tidak ada pembatasan usia pemain

3. – Meminta kompetisi lebih diperhatikan dan menghindari kecurangan

4. – Mengusulkan penghapusan sanksi mantan pelatih persis Widyantoro.

loading...