Persela Cari Pemain Lokal untuk Posisi Kiper dan Striker

Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso menutup kuota pemain lokal untuk posisi gelandang serang, pemain sayap, dan stopper. Ia tidak lagi menerima pemain seleksi untuk tiga posisi tersebut.

Persela saat ini hanya mencari satu kiper dan striker lokal. “Kami kekurangan di dua posisi tersebut. Selain itu, sebetulnya kami juga butuh gelandang bertahan lokal. Tapi karena sekarang masih ada pemain di posisi yang mengikuti seleksi, kami kemungkinan ambil salah satunya,” tutur Yunan Achmadi, manajer Persela.

Persela baru mempunyai dua kiper, masing-masing Dwi Kuswanto dan Alexander. Namun dari dua penjaga gawang tersebut, hanya Dwi Kuswanto yang memiliki banyak jam terbang dan berpengalaman tampil di kompetisi level tertinggi.

Sangat berisiko bagi Persela bila hanya mengandalkan Dwi Kuswanto untuk mengawal gawang Persela sepanjang musim Liga 1 2018. Alexander yang minim pengalaman sebenarnya bisa diturunkan, namun mental pemain yang baru berusia 20 tahun ini dianggap belum cukup kuat.

“Tekanan di pertandingan krusial sangat berat. Alexander terlalu muda untuk merasakan tekanan sebesar itu sehingga kami mencari kiper pengalaman untuk bergantian dengan Dwi Kuswanto,” kata Erick Ibrahim, pelatih kiper Persela.

Sedangkan posisi striker lokal lebih parah karena Persela nyaris tak memiliki stok pemain di posisi tersebut setelah Nur Hardianto memilih hijrah ke Arema FC dan Samsul Arif hengkang ke Barito Putera. “Sekarang kami sedang getol berburu striker, minimal dua striker lokal. Kalau tidak menemukan striker lokal, terpaksa kami pakai dua pemain asing di depan,” terang Yunan.

Terkait pemain asing, Persela membutuhkan pemain di semua posisi. Saat ini, baru ada satu pemain asing yang datang dan menjalani seleksi bersama Persela, yaitu Zohib Islam Haroon Fakhruddin Amiri asal Afghanistan yang menempati posisi gelandang bertahan. Rencananya, Persela akan merekrut tiga pemain asing non-Asia dan Asia.