PSSI Akan Evaluasi PT LIB soal Subsidi Liga 1

Sejumlah klub Liga 1 menyebut PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) belum melunasi pembayaran subsidi dan hak siar Liga 1. Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, mengaku akan melakukan evaluasi internal PT LIB secara menyeluruh dan meminta agar klub memercayakan masalah ini kepada PSSI untuk dikelola dengan baik.

Persipura Jayapura melalui Sekretaris tim, Rocky Bebena, beberapa waktu lalu mengungkapkan PT LIB belum membayar Rp 2,8 miliar untuk melunasi subsidi yang harus dibayarkan kepada setiap klub.

Tidak hanya itu, Direktur Persija Jakarta, Gede Widiade, sempat mengklaim tak akan mengikuti Piala Presiden 2018 jika operator yang mengurus tetap PT LIB karena sejumlah pembayaran yang belum dilakukan.

Merespons masalah tersebut, Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, menegaskan akan melindungi hak-hak setiap klub. Ratu Tisha meminta agar klub mau memercayakan penyelesaian masalah tersebut kepada PSSI. Rencananya, PSSI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap internalnya, termasuk satu di antaranya adalah PT LIB.

“PSSI pada dasarnya melindungi anggota, yaitu klub. Kami ada di belakang anggota kami karena proteksi terhadap anggota itu adalah yang paling utama. Suara dari anggota pasti kami dengar untuk evaluasi internal kami, satu di antaranya adalah PT LIB,” ujar Ratu Tisha di kantor PSSI.

“Percayakan kepada PSSI untuk bisa mengelola ini dengan baik sehingga nanti baik bagi kemajuan klub,” lanjut Ratu Tisha.

PSSI menjanjikan evaluasi dan penyelesaian segala persoalan dilakukan secara menyeluruh. Namun, bicara soal tenggat waktu, Kongres PSSI yang akan digelar pada Januari 2018 tampaknya bisa dianggap sebagai batas dari penyelesaian tersebut.

“Kami tidak akan menyelesaikan semua persoalan ini secara parsial, tetapi lebih ke arah evaluasi menyeluruh PT LIB. Kita tunggu bersama. Kami tahu akar permasalahannya, kami mendengarkan solusi dari klub karena akar permasalahan itu harus diperbaiki. Kita akan lihat sampai Januari saat Kongres PSSI nanti,” ujarnya.