Sriwijaya FC Berencana Ikut Turnamen di Vietnam

Sriwijaya FC mempertimbangkan semua opsi untuk menyambut Liga 1. Selain ambil bagian pada Piala Presiden, Laskar Wong Kito juga berencana mengikuti turnamen di luar negeri.

Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menyatakan masih mempertimbangkan untuk berpartisipasi pada Piala Presiden.

Pasalnya, dia tak ingin mengganggu persiapan tim sebelum mengarungi Liga 1 yang mulai bergulir pada 24 Febuari 2018. “Kita masih pertimbangkan untuk ikut atau tidak. Kalau Piala Presiden berlangsung awal Januari, jelas kami tidak akan ikut. Tapi kalau pertengahan, bakal kita pertimbangkan lagi,” ujar Rahmad Darmawan usai sesi latihan, Selasa (19/12/2017).

Selain Piala Presiden 2018, mantan pelatih T-Team itu berencana membawa tim mengikuti turnamen di Vietnam. Dia menilai partisipasi di sana ideal untuk mengukur kesiapan tim.

“Kita juga masih mempertimbangkan untuk mengikuti turnamen di Vietnam. Itu akan kita manfaatkan sebagai ajang persiapan tim. Saat ini kami masih menunggu surat balasan,” jelasnya.

Kendati demikian, sosok yang akrab disapa RD ini belum tahu pasti jadwal kompetisi tersebut. “Kita masih menunggu surat resmi dan jadwalnya kapan. Setelah itu akan kita pertimbangkan,” tuturnya.

Sriwijaya FC berbenah total menyambut Liga 1 2018. Mereka mendatangkan kembali Rahmad Darmawan yang mempersembahkan berbagai gelar bagi Laskar Wong Kito, termasuk titel Liga 2007.

Kehadiran Rahmad Darmawan diharapkan dapat memperbaiki kinerja tim yang hanya memiliki 42 angka di Liga 1 2017. Sriwijaya FC cuma tujuh angka di atas zona degradasi.

Selain pelatih, Sriwijaya juga merekrut pemain, terutama lini depan. Saat ini saja Sriwijaya FC sudah memiliki Airlangga Sucipto dan Rizky Dwi Ramadhana. Ditambah lagi legiun asing asal Tajikistan, Manuchecr Jalilov.

Sementara Alberto Beto Goncalves masih menunggu proses menjadi WNI. Rumor beredar jika penyerang asal Brasl itu bakal didepak manajemen jika gagal menjadi WNI.

Rahmad Darmawan, mengatakan, dirinya telah menyiapkan rencana untuk mengantisipasi skenario terburuk jika dua pemain asing yakni Alberto Goncalves dan Esteban Vizcarra gagal dalam proses naturalisasi.

Sriwijaya juga berniat mendatangkan mantan pemain PSPS Pekanbaru, Herman Dzumafo. Namun, hingga kini dia belum menjalani tes medis.