Bonek: Bhayangkara Tak Punya Rasa Hormat pada Persebaya

Tensi panas antara Bonek–sebutan pendukung Persebaya Surabaya–dengan Bhayangkara FC semakin memanas. Yang terbaru, salah satu akun media sosial milik Bonek menyebut bahwa Bhayangkara tak punya rasa hormat ketika melakukan selebrasi juara di kota Surabaya.

Perlu diketahui bahwa Bhayangkara pada hari Senin (18/12) ini tengah melakukan konvoi di kota Surabaya. Mereka melewati beberapa ruas jalan besar di kota Pahlawan tersebut.

Sebelumnya, Bhayangkara sudah melakukan konvoi di Jakarta. Kemudian, kali ini, klub berjuluk The Guardian tersebut merayakan juara Liga 1 di Surabaya mengingat kota ini adalah kelahiran klub yang sekarang di bawah kepemilikan Kepolisian Republik Indonesia tersebut.

Perlu diketahui pula bahwa antara Bhayangkara dan Persebaya memiliki hubungan ‘kurang baik’ setelah terjadi dualisme klub. Sementara itu hingga saat ini Bhayangkara masih menggunakan TMS (Transfer Match System) milik Persebaya.

Sengketa dalam hal ini dalam satu pekan terakhir menyebabkan polemik. Bonek sudah mendesak agar Bhayangkara segera mengembalikan TMS pada Persebaya yang musim depan akan bermain di Liga 1 setelah menjuarai Liga 2.

Ketika Bhayangkara hendak menuju kota Surabaya, pasukan Bonek sudah memasang spanduk yang meminta agar Bhayangkara segera mengembalikan TMS tersebut.

Dan di tengah situasi seperti ini, Bhayangkara justru berpesta di kota basis Persebaya. Oleh sebab itu Bonek pun bergejolak dan menyebut Bhayangkara tak punya hormat pada Bajul Ijo (julukan Persebaya).

“Bhayangkara FC TIDAK PUNYA rasa HORMAT kepada PERSEBAYA dengan menggelar konvoi di kota ini,” demikian tulis akun yang mengatasnamakan diri @bonekcasuals. (bola.net)