Bayu Nugroho dan Akbar Riansyah Gabung PSIS Semarang

Dua pemain andalan Persis Solo pada musim lalu yakni Bayu Nugroho dan Akbar Riansyah memilih berlabuh ke pelukan PSIS Semarang yang akan berkompetisi di Liga 1 musim depan.

Akbar Riansyah yang beroperasi di bek sayap kanan hampir tidak pernah absen membela Persis Solo musim lalu. Dia relatif aman dari gangguan cedera dan hukuman akumulasi kartu. Saat tampil membela Persis Solo, Akbar kerap membantu lini serang dengan umpan-umpan crossing darinya.

Akbar juga kerap melakukan tekel dan intersep yang menggagalkan upaya pemain lawan mencetak gol. Sementara Bayu Nugroho selama ini selalu menjadi pilihan utama di sektor sayap kiri. Musim lalu dia mampu menciptakan lima gol untuk Laskar Sambernyawa. Uniknya, rata-rata gol Bayu Nugroho dicetak melalui sepakan keras dari jarak jauh.

Tampil konsisten pada musim lalu membuat manajemen Persis Solo mempertahankan Akbar dan Bayu. Kedua pemain sebetulnya dibutuhkan tim untuk menyongsong musim kompetisi Liga 2 musim depan. Namun, harapan manajemen untuk kembali mendapat servis Akbar Riansyah dan Bayu Nugroho agaknya bertepuk sebelah tangan. Kedua pemain memutuskan untuk meninggalkan klub yang selama ini membesarkan namanya.

“Pada Sabtu [16/12/2017] siang WIB, Akbar dan Bayu sudah berpamitan kepada manajemen di kediaman owner di Pasar Kliwon. Keduanya ingin membela klub yang berkompetisi di Liga 1 musim depan,” jelas Media Officer Persis Solo, Budi Cahyono, kepada Solopos.com, Minggu (17/12/2017).

Manajer Umum PSIS Semarang Wahyu “Liluk” Winarto membenarkan jika Akbar dan Bayu bakal membela Laskar Mahesa Jenar musim depan. Liluk mengaku sudah menjalin komunikasi secara intensif dengan kedua pemain itu. “Secara lisan sudah ada deal. Kami tinggal menyelesaikan kontrak saja. Besok [hari ini], keduanya sudah bergabung bersama tim,” ucap Liluk saat dihubungi melalui telepon.

Liluk mengaku beruntung bisa mendapatkan servis dari Akbar dan Bayu. Menurutnya, keduanya memang termasuk dalam daftar pemain incaran manajemen PSIS Semarang. Keduanya direkomendasikan menjadi pemain PSIS oleh tim pencari bakat.

“Jadi, kita sendiri sudah kerap bertemu dengan Persis Solo. Di beberapa kesempatan, tim talent scouting kami memang mengamati kedua pemain. Jadi, kami sebetulnya sudah lama mengenal karakter bermain kedua pemain ini,” terang Liluk.

Bayu Nugroho akan bereuni dengan pelatih PSIS Semarang Subangkit. Keduanya sempat bekerja sama saat masih berseragam Persebaya Surabaya versi LPIS. “Kami memang berkomitmen untuk mencari pemain yang lebih muda. Akbar dan Bayu masuk prioritas kami karena usia mereka masih relatif muda,” ucap Liluk.