Bhayangkara FC Dinilai ‘Keenakan’ Pakai TMS Persebaya

Suporter Persebaya, Bonek Mania menuding Bhayangkara FC sudah keenakan memakai akun Transfer Matching System (TMS) milik Persebaya. Padahal seharusnya akun tersebut sudah dikembalikan kepada tim Bajul Ijo jauh-jauh hari.

Menurut Koordinator Lapangan, Bonek Mania, Tubagus Dadang Kosasih seharusnya Bhayangkara FC sadar diri bahwa sejak awal akun tersebut menjadi hak milik Bajul Ijo. Dan manajemen The Guardian seharusnya legowo untuk menyerahkan apa yang bukan miliknya.

“Seharusnya dari dulu dikembalikan, setelah logo kita menang di HAKI seharusnya itu sudah dikembalikan, tidak harus dipertahankan seperti itu. Ini yang menurut saya blunder buat Bhayangkara,” ungkap Dadang kepada Bola.net.

Bahkan ia menuding transfer yang dilakukan oleh Bhayangkara FC selama ini menyalahi aturan karena yang digunakan milik Persebaya. Termasuk transfer Evan Dimas dan Ilham Udin Armayn yang baru-baru ini berpindah ke klub Malaysia, Selangor FA.

“Seharusnya kalau Bhayangkara FC sadar diri tidak melepas pemain seperti itu, harus koordinasi dengan Persebaya. Tapi ya memang sudah keenakan sudah memakai nama besar Persebaya,” imbuhnya.

“Karena apapun alasannya, slot yang digunakan oleh Bhayangkara FC adalah slotnya Persebaya,” tegas suporter senior tersebut. (top/rer)

loading...