Uang Subsidi Belum Lunas, Bos Persija Jakarta Kesal Pada Operator

PT Liga Indonesia Baru masih memiliki utang dari kompetisi Liga 1 2017 yang sudah rampung. Hal itu membuat direktur utama Persija Jakarta Gede Widiade sedikit kesal dan mempertanyakan.

Bukan sekadar uang subsidi yang belum dipenuhi oleh operator kompetisi tersebut, tapi juga rating televisi yang dianggap Gede tidak jelas perhitungannya. Padahal, Persija butuh uang tersebut.

“Utang PT LIB itu ke Persija jumlahnya miliaran rupiah. Mereka bilang mau diselesaikan pada November atau Desember ini, tetapi sampai sekarang enggak ada pemberitahuannya,” ucap Gede.

Perkara utang tersebut membuat Persija jadi ragu untuk ambil bagian dalam turnamen pramusim Piala Presiden 2018. Turnamen itu akan digeber pada Januari mendatang, sebelum Liga 1 dimulai.

“Kalau operatornya masih PT LIB, Persija tidak ikut. Mereka harus segera melunasi utangnya kepada klub-klub Liga 1 terkait hak siar dan peringkat. Kalau belum dilunasi nanti utang mereka numpuk.”

Persija sendiri akan menjalani pramusim di Malaysia dengan bertemu Ratchaburi FC serta Kelantan FA, 13-20 Januari. Macan Kemayoran akan butuh dana lebih banyak musim depan, karena juga akan tampil di Piala AFC.

loading...