Mantan Striker Timnas Sebutkan Penyebab Krisis Penyerang di Indonesia

Tim nasional Indonesia saat ini masih kesulitan mencari sosok penerus dari Bambang Pamungkas dan Boaz Salossa. Ilham Udin yang saat ini diplot sebagai striker masih membutuhkan jam terbang yang lebih banyak lagi.

Ilham Udin menjadi satu-satunya penyerang muda yang dapat dipakai di timnas Indonesia. Hal ini tentu menjadi sorotan berbagai kalangan. Salah satunya legenda timnas Indonesia, Bambang Nurdiansyah. Menurutnya hal ini disebabkan oleh pemain asing.

“Menurut saya hal ini (minim striker) merupakan dampak dari adanya pemain asing. Karena gini, saya juga pelatih di liga. Saya akan tidak akan berpikir pakai penyerang lokal, saya pasti pakai penyerang asing, sehingga pemain lokal yang berkualitas tidak mendapat kesempatan karena saya pasti punya tekanan dari manajemen,” ujar Bambang kepada TopSkor.id

Pernyataan Bambang memang terbukti benar. Statistik Liga 1 musim 2017 mencatat, striker lokal paling banyak hanya mencetak 17 gol selama satu musim, jumlah ini hanya setengah dari rekor striker asing di mana mampu mencetak 37 gol dalam satu musim. Hal ini juga merupakan dampak dari pengunaan formasi yang lazim dipakai di Indonesia.

“Sekarang kebanyakan tim selalu pakai satu penyerang, kalau tidak 4-2-3-1, ya 4-3-3. kalau main 4-4-2 masih mending bisa pakai dua penyerang tandemnya lokal. Tapi sekarang kebanyakan klub liga pakai satu penyerang dan pasti asing.” tutup Bambang