Persija Jakarta Tak Akan Ikuti Piala Presiden 2018?

Persija Jakarta belum mengeluarkan keputusan soal keikutsertaannya di Piala Presiden 2018. Hal itu disebabkan karena kekecewaan mereka terhadap PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 2017.

Diakui Gede Widiade selaku Direktur Utama Persija, PT LIB belum melunasi hutang mereka terkait pendapatan hak siar dan ranking televisi. Jika Piala Presiden 2018 dikelola oleh pihak yang sama, maka Persija memutuskan tidak ikut dalam turnamen pramusim tersebut.

“Kalau operatornya masih PT LIB, Persija tidak ikut. Mereka harus segera melunasi hutangnya kepada klub-klub Liga 1 terkait hak siar dan ranking. Masa belum dilunasi tapi mereka jadi operator lagi? Nanti yang ada hutangnya numpuk,” ucap Gede.

“Hutang PT LIB itu ke Persija jumlahnya miliaran. Mereka bilang mau diselesaikan pada November atau Desember ini tapi sampai sekarang tidak ada pemberitahuannya. Kalau operator Piala Presiden nanti bukan PT LIB ataupun orang-orang di dalamnya, Persija pasti ikut,” sambungnya.

Sejauh ini Persija baru mengonfirmasi keikutsertaannya di turnamen uji coba internasional Boost Sports Fix Super Cup 2018. Turnamen yang digelar di Kuala Lumpur tersebut bakal melibatkan tiga tim yakni Persija, Ratchaburi FC (Thailand) dan Kelantan FA (Malaysia).