Kepemimpinan Gede Widiade Dimata Ketua Umum Jakmania

Maret 2017, Persija resmi mendapatkan pemimpin baru. Gede Widiade didampuk sebagai nahkoda untuk klub kebangaan ibukota itu. Berbagai inovasi telah dilakukan Gede untuk membuat Persija menjadi klub profesional yang baik dimata masyarakat Jakarta.

Salah satunya pengadaan bus pemain dan lapangan latihan yang tetap. Inovasi ini berimbas pada meningkatnya prestasi Ismed Sofyan dan kawan-kawan di papan klasemen. “Baru diangkat bulan Maret, tentunya bukan hal mudah untuk membenahi Persija. Tapi saya melihat ada banyak perbaikan yang dilakukan. Adanya Mes dan Lapangan latihan, saya lebih melihat terciptanya suasana latihan yang lebih baik. Karena pemain bisa lebih fokus dan ujungnya prestasi yang lebih baik,” ujar ketua umum Jakmania, Ferry Indra Sjarief.

Lebih lanjut Ferry menyoroti prestasi Persija yang merosot ditahun lalu. Menurut Ferry salah satu penyebabnya mungkin adalah lapangan latihan yang berpindah pindah. “Jangan disoroti fasilitasnya saja, lihat sekarang latihannya di Halim dalam lingkungan militer, anak the Jak saja mau kesana ragu-ragu, coba lihat dulu ketika di Sawangan latihan sebentar udah dorong-dorongan, itu Sutanto sampai masuk ke tempat sampah karena di dorong,” imbuh Ferry.

Selain itu Ferry mengatakan semenjak kepemimpinan Gede Widiade tidak ada keluhan dari pemain. Menurutnya dengan posisi dan fasilitas yang dimiliki oleh Persija sekarang sudah cukup bagus. “Masih banyak yang perlu dibenahi kedepannya. Saya berharap Pak Gede bisa mempunyai tim yang bagus dalam menangani klub ini sehingga tidak terkesan bekerja sendiri,” tutup Ferry.*

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*