2 Pilar Timnas U-19 Teladani Sosok Widodo C Putro

Dua pilar Timnas Indonsia U-19, Hanis Saghara Putra dan Feby Eka Putra, telah bergabung dengan Bali United untuk musim depan. Keduanya mendapat kontrak jangka panjang mencapai empat tahun.

Penampilan keduanya pertama kali mendapat sorotan dari publik ketika masuk skuat timnas U-19 yang berpartisipasi dalam Piala AFF U-18 2017 di Yangon, Myanmar. Mereka sama-sama menyumbang tiga gol dari 26 gol yang berhasil dilesakkan oleh tim Garuda Nusantara.

Berbagai tawaran sempat mendatangi dua pemain asal Jawa Timur itu. Namun, Bali United memiliki kriteria yang sangat pas bagi Saghara dan Feby untuk memulai karier profesional di Indonesia. Mereka pun punya alasan kuat di balik keputusannya tersebut.

Bagi Hanis, faktor keberadaan Widodo C Putro sebagai pelatih kepala menjadi magnet kuat baginya. Widodo merupakan salah satu legenda Timnas aIndonesia. Saat masih menjadi pemain, pria 47 tahun itu menghabiskan kariernya menjadi striker di Persija Jakarta dan Petrokimia Putra. Di klub klub tersebut, Widodo punya kenangan manis dengan menjuarai Liga Indonesia pada 2001 dan 2002.

“Siapa yang tidak kenal dengan coach Widodo? Sejak menjadi pemain beliau adalah teladan. Sekarang saat menjadi pelatih juga bisa membawa Bali United bersaing di papan atas. Saya sangat mengidolakan beliau dan ingin belajar banyak menjadi striker yang tajam,” terang Saghara saat dihubungi oleh Bola.com.

Selain itu, keseriusan Bali United dalam menjadi salah satu tim papan atas juga menjadi pertimbangan bagi mantan pemain Persibo Bojonegoro itu. Saghara juga ingin menambah pengalaman bersama pemain senior seperti Irfan Bachdim.

“Bali United juga punya banyak pemain berkualitas dan banyak pengalaman. Ketika tawaran datang, sangat disayangkan kalau dilewatkan begitu saja. Keluarga pun sangat mendukung karier saya agar bisa lebih baik,” imbuh pemain 18 tahun asal Bojonegoro itu.

Hal yang sedikit berbeda diungkapkan oleh Feby Eka Putra. Keberadaan Widodo juga menjadi pertimbangan matang buatnya. Namun, lebih dari itu, Bali United adalah klub yang serius untuk mau bekerja sama dengan pemain asal Mojokerto itu.

“Sejauh ini, coach Widodo sangat komunikatif jadi saya tidak menemui kesulitan. Tapi, saya juga berpikir bagaimana klub ini bisa membuat saya nyaman. Menurut saya Bali United adalah klub modern dan profesional,” ujar pemain jebolan Gen-B Mojokerto tersebut.

Bisa bermain reguler bersama Bali United diakui keduanya bukanlah prioritas pertama. Sebab, masih ada pemain senior seperti Yabes Roni dan Irfan Bachdim di posisi mereka masing-masing. Belum lagi klub yang bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta itu berniat untuk mendatangkan penyerang asing. (Aditya Wany)

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*