Pertiwi Cup 2017, Tuan Rumah Sumsel Awali dengan Kemenangan

ota Palembang menggelar test event Womens Football Road to Asian Games 2018 bertajuk Pertiwi Cup pada 3-13 Desember 2017.

Tak kurang 12 provinsi adu kuat dalam perhelatan ini. Hari pertama pertandingan, Minggu (3/12), tuan rumah Sumatera Selatan mengawali turnamen dengan kemenangan.

Musni Wijaya, Ketua Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Sumsel mengatakan, Sumsel menjadi tuan rumah cabang olahraga sepak bola wanita Asian Games 2018, sehingga Sumsel menggelar tes event Piala Pertiwi di Palembang 3-13 Desember 2017.

“Ada 12 provinsi yang berpartisipasi, mulai dari Sumsel, Bengkulu, Babel, Jambi, Kalbar, DI Yogyakarta, Jabar, Banten, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Bali juga Papua,” ucap Musni, dalam pembukaan event ini di Hotel Swarna Dwipa Sabtu malam (2/12).

Ia menjelaskan, event ini digelar di 2 stadion, yaitu Stadion Bumi (tengah kota) dan Stadion Atletik Jakabaring. “Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, masih tahap renovasi untuk Asian Games, sehingga pertandingan digelar di luar GSJ dulu,” katanya.

Musni juga mengatakan, peserta yang ikut dibagi dalam 4 grup. Grup A (Kalimantan, Jambi dan Jawa Barat), Grup B (Sumsel, Sulsel dan Yogyakarta), Grup C (Bengkulu, Papua dan Bali), dan Grup D (Banten, Babel dan Jawa Tengah).

“Sumsel sendiri menurunkan tim Persimura yang merupakan runner-up Piala Pertiwi 2014,” ujar dia.

Sementara itu, pada hari pertama event ini, tuan rumah Sumsel (tim Persimura) menekuk Sulawesi Selatan dengan skor 2-0 di Stadion Bumi Sriwijaya. Dua gol Sumsel dicetak oleh Christa Yuli Anjaswati menit ke-7 dan Desi Erika Sari menit ke-67.

Pelatih Tim Sumsel Fery Irawan bersyukur laga perdana menuai kemenangan. Kendati demikian, timnya tidak boleh cepat puas karena turnamen baru dimulai.

“Meski menang, kami ada perbaikan dan beberapa kesalahan yang harus segera diperbaiki,” kata dia.

Manajer Tim Sumsel, Widya Lismayanti menambahkan, target Sumsel pertama adalah juara grup dan masuk ke semi final. “Target utamanya tentu menjadi juara Piala Pertiwi 2017,” kata dia.

Sedangkan Manajer Tim Sulsel Abdul Rahman menilai, meski kalah timnya tidak kalah skill atau dari sisi lainnya dari Sumsel. Karena faktor tuan rumah membuat Sumsel sedikit sulit dikalahkan. “Sebagai tuan rumah mereka lebih semangat. Ini membuat kami kalah mental. Tapi, masih ada pertandingan lain kami masih berpeluang lolos grup,” ucap dia.*