Persija Kembali ke Pentas Asia setelah Penantian 15 Tahun

Persija Jakarta dipastikan tampil di ajang AFC Cup 2018. Itu setelah surat resmi bernomor 3639/AGB/595/XL-2017 yang diterima Jumat (30/11) kemarin.

Tim Oranye kembali ke kancah Asia setelah menunggu 15 tahun lamanya.

Terakhir kali klub berjuluk Macan Kemayoran berlaga di kancah di Asia pada tahun 2001/2002. Saat itu, Persija menjadi jawara Liga Indonesia dan tampil di Liga Champions Asia.

Namun, langkah klub ibu kota itu langsung terhenti di laga perdana setelah ditaklukkan juara Liga Jepang, Kashima Antlers.

Selain Persija, Bali United juga ditunjuk menjadi wakil Indonesia di ajang AFC Champions League 2018. Bali United akan melewati fase playoff terlebih dahulu sebelum tampil di babak penyisihan grup. Pada laga playoff tersebut, Bali United akan berjumpa dengan klub asal Singapura, Tampines Rovers FC.

“Secara tim kami sudah sangat siap untuk bertarung di level tertinggi Asia. Itu yang membuat kami sangat serius untuk mendatangkan pemain pemain berkualitas tinggi di musim depan,” kata Pieter Tanuri, Presiden Bali United, kemarin (4/12). “Kami juga akan membuat kejutan dalam bursa transfer dua pekan nanti,” janji dia.

Sejatinya, selain Bali United dan Persija, Madura United juga mendapat jatah untuk bermain di level Asia tersebut. Hanya saja, tim besutan Gomes Oliviera itu masuk dalam daftar waiting list menunggu hasil babak playoff yang diikuti oleh Bali United. Mereka baru diperbolehkan ikut Piala AFC kalau Bali United lolos Liga Champions Asia.

“Status Madura United untuk saat ini masih cadangan,” kata Joko Driyono, wakil ketua Umum PSSI. Menurut Joko, dalam rapat Executive Committee (Exco) AFC di Bangkok, 30 November lalu, diputuskan bahwa Indonesia hanya punya jatah satu tiket di Liga Champions Asia dan dua slot di Piala AFC.

Seperti yang diketahui, Bali United sebagai runner up akhirnya yang harus mendapat jatah tiket berlaga di Liga Champions Asia tersebut, lantaran juara Liga 1 musim ini, Bhayangkara FC dinyatakan tidak lolos verifikasi lisensi klub profesional AFC.

Menurut regulasi, bila tim juara tidak memenuhii syarat untuk berkompetisi di Asia, maka jatah itu bisa diwakilkan kepada tim yang berada di bawahnya. (fdi/ben)