Demi Memajukan Sepakbola Wilayah Perbatasan, Bintang Timur Dirikan Akademi

Setelah dua tahun berdiri, Sekolah Sepakbola Bintang Timur Atambua ingin berkontribus lebih untuk kemajuan sepakbola daerahnya. Akademi Bintang Timur pun akhirnya didirikan demi menjaring bakat muda sepakbola wilayah perbatasan.

Diperkenalkan di Jakarta, 19 November, Fary Djemy Francis selaku inisiator akademi Bintang Muda sampai melibatkan eks pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri hingga mantan kapten tim nasional Indonesia, Heri Kiswanto.

Daerah perbatasan yang dimaksud adalah kawasan Nusa Tenggara Timur, yang berbatasan dengan Timor Leste. SSB Bintang Timur Atambua sendiri berkembang pesat selama dua tahun berdiri, hingga akademi ini menjadi pencapaian lebih tinggi.

“2-3 tahun akademi ini berdiri nanti, harapan kami akan ada warna baru yang bisa dimunculkan untuk sepakbola Indonesia, yang dimulai dari daerah perbatasan,” ungkap Fary kepada awak media.

“Kami sudah punya lapangan tanding dan lapangan latihan yang terpisah, juga ada mes pemain yang selama ini sering digunakan oleh tim teratas dari Timor Leste,” imbuh anggota DPR RI Komisi V itu.

Fary berharap bantuan pelatih seperti Albertus Dominggus Penturij, Maman Suryaman, Herkis hingga Indra yang pernah menemukan Yabes Roni Malaifani (asal Alor) bisa menjadi awal bagus untuk berdirinya akademi Bintang Timur ini.

“Dasar kami memilih coach (Indra) ini karena dia bisa membawa pemain NTT sampai main di Liga 1, ada Yabes. Ada juga (Yulius) Mauloko, Alsan (Sanda) yang sampai juara sama Bhayangkara FC kemarin. Mereka dari NTT,” ucap Fary.

“Kita ini bertemu karena dasar pertemanan. Bukan hanya Bintang Timur, semua SSB pun akan coba saya bantu jika memang satu pemikiran,” timpal Indra.

“Yabes itu menjadi tonggak sejarah sepakbola NTT. Kini dia bukan hanya jadi pemain sepakbola, tapi juga tokoh olahraga di NTT,” pungkas pria asal Sumatera Barat itu.

Akademi ini akan diluncurkan pada 29 November, kemudian pada 11-16 Desember akan dilakukan seleksi untuk internal khusus SSB Bintang Timur Atambua, Kupang dan Ngada. 8-13 Januari seleksi akan dibuka untuk umum, golongan U-12 dan U-14.

Seleksi bukan hanya untuk pesepakbola pria, namun juga pesepakbola puteri yang berada di kawasan perbatasan. Akademi ini akan memulai programnya pada 22 Januari 2018.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*