Liga Pekerja Indonesia Siap Digelar Mulai Tanggal 8 Desember 2017

Kompetisi sepakbola antar perusahaan yang dulu dikenal dengan nama Galakarya atau Liga Karyawan akan hadir kembali dengan nama baru ‘Lipesia’ yang merupakan singkatan dari Liga Pekerja Indonesia.

Lipesia merupakan gawean bareng Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berkoordinasi dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akan digelar di 34 provinsi di Indonesia.

Melibatkan 544 perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Kick-off edisi perdana Lipesia akan dilaksanakan pada 8 Desember mendatang di Jawa Timur. Lipesia akan memperebutkan piala bergilir Piala Presiden.

Total hadiah uang yang disiapkan panitia penyelenggara mencapai Rp 1 miliar.

Konsultan Teknis Lipesia, Jaelani Saputra menjelaskan Lipesia akan dimulai dari tingkat zona di 34 provinsi.

“Jumlah peserta di setiap provinsi sebanyak 16 tim. Ke-16 tim dibagi ke dalam beberapa grup. Bertanding menggunakan sistem setengah kompetisi. Para juara provinsi akan bertanding di 6 Zona Regional yang dibagi ke dalam 8 grup. Para juara grup berhak melaju ke babak 8 Besar Nasional,” ungkap Jaelani.

“Partai final dijadwalkan digelar pada 1 Mei 2018 yang merupakan Hari Buruh yang populer dengan sebutan May Day,” tuturnya.

Guna memantapkan persiapan penyelenggaraan Lipesia, Kemnaker, Kemenpora dan PSSI telah melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan agenda membahas regulasi Lipesia di Hotel Sultan, Jakarta pada 25 November lalu.

Rakor dihadiri para pejabat Disnaker, utusan Kemenpora Teguh Raharjo dari Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga serta perwakilan PSSI, Donny Fachroci.

Di hadapan peserta Rakor, Jaelani memaparkan regulasi tentang peserta. Dikatakan, berdasarkan aturan yang berlaku peserta Lipesia adalah karyawan perusahaan swasta, BUMN dan BUMD. Dengan rentang usia mulai 20 sampai 40 tahun.

Menariknya setiap perusahaan dibolehkan untuk mendaftarkan dua pemain bintang atau ‘Marquee Palyer’.

“Marquee playernya boleh mantan pemain timnas, Liga 1 dan Liga 2,” jelas Jaelani.

Dalam sambutannya Dirjen PHI dan Jamsos Kemanaker RI, Heiyani Rumondang berharap Liga Pekerja Indonesia atau Lipesia dapat menjadikan sarana berkreasi yang menyehatkan seluruh pekerja di Indonesia serta mengeratkan persatuan para Industriawan dalam satu kegiatan sepakbola.

“Semoga kegiatan ini dapat membantu program pemerintah dalam Percepatan Pembangunan Sepakbola di Indonesia,” ujar Heiyani Rumondang.

Sejauh ini proses pendaftaran peserta masih berjalan. Tercatat, sebanyak 13 provinsi sudah konfirm untuk mengikuti Lipesia. Pendaftaran akan ditutup sesuai tanggal kesiapan setiap provinsi.

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*