Penjelasan PSSI soal Peran Cristian Gonzales di Timnas U-19

 Cristian Gonzales sempat diisukan menangani Timnas Indonesia U-19 bersama Bima Sakti. Namun, Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menjelaskan peran striker veteran Arema FC itu hanya sebagai pendamping seperti role model bagi pemain-pemain muda Indonesia.

Setelah Indra Sjafri didepak dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia U-19, nama Bima Sakti dan Cristian Gonzales disebut Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, akan menjadi pengganti. Namun, penyebutan nama Gonzales lantas menjadi tanda tanya mengingat pemain Arema FC itu belum memiliki lisensi kepelatihan.

Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menjernihkan kabar tersebut dengan menegaskan peran Gonzales di Timas Indonesia U-19 adalah untuk menjadi role model atau anutan bagi pemain-pemain muda Indonesia, khususnya di posisi striker.

Menurut Joko Driyono, PSSI juga mendapatkan usulan dari beberapa mantan pemain Timnas Indonesia untuk memasukkan beberapa nama lagi ke dalam struktur staf kepelatihan Timnas Indonesia U-19.

“PSSI harus tetap menjaga standar staf kepelatihan Timnas Indonesia. Gonzales bukan dalam status asisten pelatih, tetapi lebih kepada pendampingan, menjadi role model bagi pemain U-19, terutama yang berposisi sebagai striker,” ungkap Joko Driyono.

“Kami juga bicara dengan sejumlah legenda Timnas Indonesia dan mereka merekomendasikan ada satu atau dua sosok lagi yang bisa memberikan bimbingan di area tertentu. Ini semua nanti akan digodok Luis Milla dan Direktur Teknik PSSI,” lanjutnya.

Joko Driyono menegaskan menyerahkan keputusan kepada Cristian Gonzales terkait penunjukan masuk struktur kepelatihan Timnas Indonesia U-19.

Namun, mantan CEO PT Liga Indonesia itu mengingatkan ada komitmen yang sudah diutarakan striker Arema FC itu dengan PSSI sebelum kompetisi 2017 bergulir, salah satunya adalah segera mendapatkan sertifikat kepelatihan AFC.

“Tidak ada yang memaksanya untuk menerima, tapi panggilan ke Timnas Indonesia sebagai pelatih saya rasa bukan sesuatu pilihan yang dipaksakan, tapi merupakan impian bagi setiap pemain. Ini sebenarnya satu di antara komitmen Cristian Gonzales dengan PSSI melalui ketua umum menjelang kompetisi 2017 berlangsung. PSSI menyiapkan program akselerasi untuknya agar bisa mendapatkan sertifikasi lisensi AFC secepatnya,” ungkap Joko Driyono.

Namun, hingga saat ini keputusan untuk Bima Sakti dan Cristian Gonzales menjadi pelatih Timnas Indonesia U-19 belum diresmikan. Kedua sosok yang pernah memperkuat Timnas Indonesia itu mengaku siap jika memang dipercaya untuk menangani Timnas U-19.

loading...