PSPS Siap Mental untuk Laga Hidup Mati

PSPS Riau akan menghadapi laga hidup mati saat melawan PSIS Semarang pada laga pamungkas 8 besar Grup Y Liga 2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA), Selasa (21/11/2017). Kedua tim wajib memenangkan pertandingan agar mendapatkan satu tiket sisa ke semifinal. Tiga tiket lain sudah digenggam PSMS Medan, Martapura FC, dan Persebaya Surabaya.

Dibanding PSPS, beban PSIS sedikit ringan karena hanya membutuhkan hasil seri untuk lolos. Sementara skuat Asykar Bertuah yang kalah dalam produktivitas gol mau tak mau harus meraih tiga poin.

”Kami sudah siap secara mental. Karena inilah sepak bola semua harus dihadapi. Saya sudah tekankan kepada anak-anak untuk tidak menjadikan posisi ini sebagai beban,” ungkap pelatih PSPS, Marwal Iskandar, Minggu (19/11/2017).

Marwal menjelaskan, timnya banyak belajar dari kekalahan melawan skuat berjuluk Bajul Ijo. Secara umum, pelatih yang sempat membela Persib Bandung dan Persipura Jayapura itu menilai organisasi permainan timnya sudah berjalan baik. Hanya saja, penyelesaian akhir lini depanya yang kurang optimal menjadi fokus pembenahan.

”Finishing touch anak-anak akan kami perbaiki dalam sisa hari sebelum pertandingan. Selain itu, semua sudah berjalan dengan baik termasuk pola permainan yang saya inginkan,” ujar dia.

Disinggung kekuatan PSIS, Marwal sudah paham betul permainan skuat Laskar Mahesa Jenar. Berbekal dua pertandingan yang sudah dilakoni PSIS, dirinya menangtongi sisi kelemahan dan kekuatan Haudi Abdillah dkk. Meski demikian, dirinya tak akan memberikan strategi khusus untuk menghadapi anak asuh Subangkit itu.

”Kami sudah memiliki gaya permainan tersendiri. Ada banyak variasi yang kami siapkan saat sebelum fase ini dimulai. Kami tinggal menjalankan saja di lapangan, tidak tergantung tim lain,” tegas Marwal.

loading...